Akibat Abu Gunung Beromo, Penutupan Bandara Abdul Rahman Saleh Diperpanjang

RABU, 6 JANUARI 2016
Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor: Sari Puspita Ayu / Foto: Agus Nurchaliq

MALANG—Akibat aktivitas Gunung Bromo yang masih terus menyemburkan abu vulkanik ke arah barat daya, penutupan Bandara Abdul Rachman Saleh yang sudah dilakukan sejak kemarin, diperpanjang hingga besok Kamis (7/1/2016).

Bandara Abdul Rachman Saleh nampak lengang

Suharno, Kepala UPT Bandara Abdul Rachman Saleh Malang menjelaskan bahwa penutupan satu-satunya bandara di Malang ini sudah dilakukan sejak kemarin, Selasa (5/1/2016) yang rencananya akan berakhir hari ini, Rabu (6/1/2016).

Tetapi dengan pertimbangan keselamatan maka penutupan bandara diperpanjang hingga besok Kamis  (7/1/2016) pukul 07.30 WIB. Pertimbangan tersebut dikarenakan melihat kondisi Gunung Bromo yang masih mengeluarkan abu vulkanik sehingga dapat membahayakan penerbangan. Demikian penjelasan yang diberikan oleh Suharno kepada Cendana News, Rabu (6/1/2016).

Dampak dari perpanjangan penutupan bandara, sebanyak sembilan penerbangan terpaksa di alihkan ke Bandara Juanda (Sidoarjo).

“Sembilan penerbangan tersebut yaitu delapan penerbangan menuju Jakarta dan satu penerbangan menuju Denpasar,”ungkapnya.

Ia juga menambahkan, untuk Maskapai Sriwijaya Air dialihkan ke Surabaya, sedangkan Garuda Indonesia, Batik Air dan City link, jadwal penerbangannya dibatalkan dan atau ditunda.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, kondisi Gunung Bromo per tanggal 06/01/2016 pukul 00.00-06.00 WIB masih berstatus Siaga dan secara visual, cuaca cerah, angin tenang, suhu 11-12°C.

Dalam cuaca yang cerah, Gunung Bromo tampak jelas dengan asap kelabu sedang hingga tebal, tekanan sedang hingga kuat, tinggi asap berkisar 600 meter dari puncak atau 2929 mdpl ke barat-barat daya. Sedangkan secara Seismik Tremor amax 2-21 mm dominan 5 mm.

Lihat juga...