Jurnalis: Koko Triarko / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Koko Triarko

Belum tentu dalam satu bulan ada laporan orang hilang. Kalau pun ada, katanya, biasanya orang-orang yang dilaporkan hilang memang memiliki keterbelakangan mental atau lanjut usia dan sudah pikun. Sedangkan sekarang, rata-rata orang yang dilaporkan hilang berasal dari kalangan terpelajar dan terhitung sudah mapan bekerja.
“Mereka pamit pergi kepada keluarga dengan berbagai alasan, salah satunya ingin bekerja. Mereka pamit pergi ke Semarang atau ke Kalimantan. Lalu, beberapa hari kemudian putus kontak dan tidak bisa dihubungi lagi. Juga ada yang sama sekali tidak pamit”, jelasnya.
“Bahkan, Kartu ATM milik dr. Rica juga berada di tangan Eko dan Venny”, jelasnya.
Dengan berbagai peristiwa hilangnya orang yang sulit dibidik unsur pidananya, Anny pun mengimbau, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan daya tangkal terhadap kemungkinan adanya pengaruh paham-paham radikal. Salah-satunya, dengan mengawasi setiap pendatang yang menyewa atau mengontrak rumah di lingkungannya.