![]() |
| Titiek Soeharto bersama Bambang Suroso |
Taman tersebut dibuat dan dikelola dengan standar internasional. Dibangun dengan 19 wahana air, dengan zona unggulan yang diberi nama How to Survive in Earthquake. Wahana ini merupakan kolam dengan ombak besar, yang merupakan sarana edukasi bagaimana menghadapi dan menyelamatkan diri dari bencana tsunami. Taman tersebut hari ini resmi dibuka oleh Sultan HB X, dengan penyalaan meriam bajak laut.
![]() |
| Wahana Air |
Titiek Soeharto disela kedatangannya dalam launching Jogja Bay, menyatakan kekagumannya atas dibangunnya wahana air tersebut. Menurutnya, dengan adanya Taman Wisata Air bertaraf internasional itu, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan daerah. Juga turut meningkatkan taraf hidup warga di sekitarnya. Titiek juga berharap, aspek edukasi lebih ditonjolkan sehingga bisa lebih menguatkan identitas Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan.
![]() |
| Kapal bajak laut |
Dengan target pengunjung sebanyak 7.000 orang perhari, Jogja Bay akan lebih menonjolkan aspek edutainment-nya. Selain keunggulan kolam ombak besar, Jogja Bay juga dilengkapi kapal bajak laut dengan skala 1:1. Juga ada 9 jenis pohon langka di Keraton dan buahnya mujarab, seperti sawo kecik, waringin dan sebagainya. “Artinya, pengunjung juga bisa tahu bahwa Yogyakarta memiliki pohon-pohon yang buahnya berkhasiat herbal”, jelasnya.


