Petani Sayur di Ambon Keluhkan Kelangkaan Pupuk Urea

AMBON — Kelangkaan pupuk urea yang kini terjadi di Kota Ambon Provinsi Maluku menyebabkan para petani sayur di Kota bertajuk manise, khususnya di Desa Waiheru Kecamatan Teluk Ambon kesulitan.
Saat ditemui Kepada Cendana News Sabtu (12/9/2015) para petani sayur Desa Waiheru ini mengakui, sebelumnya pupuk Urea sangat mudah di pertokoaan yang ada di Kota Ambon. Namun dalam enam bulan berjalan mereka tidak lagi memperoleh pupuk Urea.
“Di Amon saat ini Pupuk Urea langka kita temui. Padahal kami sangat membutuhkannya, guna menanam sayur,” ujar La Buaga salah satu Petani Sayur.
Atas kelangkaan ini menurut La Buga, ia bersama para petani lainnya terpaksa membeli pupuk Urea di para pengecer sesama petani dengan keuntungan sekitar Rp 2.000 per karungnya.
“Kami sesama petani biasanya saling menunjang, ada yang membeli dalam jumlah tertentu kemudian menjadi pengecer bagi sesama petani dan untungnya sangat rendah,” terangnya.
Diakuinya, kelangkaan pupuk Urea justeru sangat menyulitkan ia bersama rekan-rekan petani lainnya dalam bercocok tanam, utamanya memanam sayur yang setiap tiga bulan bisa panen dan menghasilkan uang demi menafkahi keluarga.
Menyikapi maslaah ini salah satu anggota DPRD Maluku Ayu Hasanussi dari partai Hanura turut prihatin. Katanya, perlu ada pengawasan yang ketat baik itu dari dinas pertanian maupun pihak-pihak yang berkompeten agar kelangkaan pupuk itu tidak berlarut.
Alasannya, pupuk Urea sangat penting bagi petani untuk memulai penanaman sayur. “Kita prihatin dengan kondisi ini, karena pupuk Urea itu sangat dibutuhkan para petani di Kota Ambon,” tukasnya.
Atas kelangkaan ini tersebut, Ayu Hasanussi meminta ke instansi pemerintah terkait untuk serius menangani masalah ini.

SABTU, 12 September 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...