Pasca Kebakaran, Pemko Balikpapan akan Bangun TPS Pasar Inpres

tim pemadam melakukan pemadaman
BALIKPAPAN — Pasca kebakaran yang menghanguskan 18 kios milik pedagang di Pasar Inpres Kebun Sayur, Pemerintah kota Balikpapan akan segera membangun tempat penampungan sementara (TPS) yang ditujukan untuk membantu pedagang kembali beraktifitas.
“Langkah awal kita bangunkan TPS dulu biar pedagang bisa berjualan. Namun sebelumnya dibersihkan dulu oleh petugas,” imbuh Wali kota Balikpapan Dizal Effendi saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (08/09/2015).
Sebelumnya, Senin pukul 05.00 WITA (07/09/2015) sebanyak 18 kios milik pedagang pasar Inpres Kebun Sayur kota Balikpapan habis terbakar. Saat kejadian, salah satu pemilik kios yang habis terbakar, Rustiani histeris dan hanya bisa menangis melihat api yang menghabiskan pasar tersebut. 
“Habis semua barang saya. Nggak ada satupun yang selamat,” katanya dengan wajah yang penuh kesedihan.
Rustiani berupaya masuk menerobos masuk ke kiosnya untuk menyelamatkan barang-barangnya namun api yang membesar tidak memungkinkan untuk masuk. Ia berharap pemerintah memberikan bantuan dengan membangunkan tempat penampungan sementara untuk berjualan kembali. 
“Jika dibangun kembali seperti TPS mungkin saya harus kumpulkan modal dulu,” ujarnya.
Sementara diketahui tim pemadam kebakaran berhasil memadamkan si jago merah selama dua jam dengan menurunkan 12 unit mobil pemadam. 
“Kita dapat laporan kebakaran jam 5 lewat. Kita berterimakasih sudah dibantu Pertamina dan Total. Kita turunkan 12 pemadam,” kata Kepala BPBD Kota Suseno.
Menurutnya lokasi kios yang terbakar ada di Blok I dan terdapat 6 kios yang mengalami kerusakan parah. 
“Semua ada 18 kios yang terbakar. Kios yang hangus rata-rata menjual batu permata dan pakaian jadi,” tandasnya.
Kebakaran ini merupakan peristiwa kedua yang terjadi di pasar inpres kebun sayur.  Sebelumnya pada awal tahun yakni tepatnya 6 januari 2015 juga terjadi kebakaran. Dan pedagang untuk sementara berjualan di tempat penampungan sementara yang dibangun pemerintah.
SELASA, 8 September 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...