
“Sekarang saja penjualan BBM turun. Baru ada keluaran bahan bakar lagi pastinya kurang mendapatkan respon positif,” ungkap Pemilik SPBU 76.117, Hud Abdullah di Balikpapan, Rabu (26/8/2015).
“Akhir pekan malah turun lagi. Solar hanya 5 KL sedangkan premium hanya 20 KL bahkan pernah hanya 18 KL,” jelasnya.
Disebutkan, dapat dipastikan laju penurunan permintaan akibat perekonomian yang sedang dilanda krisis. Abdullah memperkirakan, pertalite tidak memberikan pengaruh banyak karena pasarnya memang turun. Jika bahan bakar ini diminati masyarakat, dia menduga itu dari pengguna pertamax. Karena kabarnya harga pertalite lebih murah dari pertamax namun sedikit mahal dari premium.
“Terbukti dengan terus meningkatnya konsumsi pertalite dengan rata-rata penjualan 4.500 Liter per hari di SPBU-SPBU yang telah menjual produk ini,” tegasnya.
“Bagi yang selama ini menggunakan premium dan ingin menggunakan bahan bakar yang lebih berkualitas namun terkendala harga, maka pertalite adalah jawabannya,” tambahnya.