| PT PLN Persero wilayah Papua dan Papua Barat |
JAYAPURA — Masyakarat yang berada di Distrik Muaratami, Kota Jayapura, saat ini dapat merasakan listrik selama 24 jam, setelah sebelumnya, PT.PLN (Persero) wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) melalukan perluasan di wilayah perbatasan RI-PNG.
General Manager PLN WP2B, Robert Sitorus mengatakan, perluasan jaringan listrik hingga perbatasan yang dilakukan pihaknya telah diterima dan disambut baik oleh masyarakat perbatasan. Sebelumnya, kata Sitorus, masyarakat sekitar perbatasan RI-PNG hanya menikmati listrik selama 6 jam.
“Dengan adanya perluasan jaringan ini mereka sudah dapat menikmati listrik selama 24 jam, dan untuk pasokan listrik perbatasan ini, kami suplai dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel yang berpusat di Wamena dan Yarmokh, Kota Jayapura,” kata Sitorus, Minggu (30/08/2015).
Tujuan utamanya, untuk menerangi daerah perbatasan dan secara khusus Kabupaten dan Kota Jayapura. Untuk saat ini, pihaknya tengah membangun beberapa pembangkit di daerah Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura.
Selain di Jayapura, PLN juga akan membangun pembangkit lainnya di kabupaten lainnya yang ada di Papua dan Papua barat, kesemuanya itu untuk mendukung kegiatan PON (Pekan Olahraga Nasional) yang rencananya akan dilaksanakan tahun 2020 mendatang di Papua.
“Untuk listrik perbatasan ini sudah dibangun sejak awal tahun ini dan sudah selesai pada bulan juni kemarin. Minggu lalu kami juga secara resmi menyalakan listrik di beberapa daerah perbatasan RI-PNG yang dipusatkan di Senggi Kabupaten Keerom. Pembangunan kelistrikan yang kita lakukan ini bertujuan untuk menerangi daerah perbatasan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga Skouw Mabo yang juga sebagai ondoafi kampung setempat, Yans Malo sangat berterima kasih, karena listrik telah mengalir 24 jam tiap harinya. “PLN sudah nyalakan listrik di daerah perbatasan, terutama di kampung kami, kampung Skouw, Distrik Muara Tami. Semoga, PLN dapat berikan listrik ke daerah-daerah pedalaman lainnya di perbatasan RI-PNG yang belum dapat listrik,” kata Yans.
MINGGU, 30 Agustus 2015
Jurnalis : Indrayadi T Hatta
Foto : Indrayadi T Hatta
Editor : ME. Bijo Dirajo