
“Sayangnya, hal itu tak diimbangi dengan kesiapan SDM di dalam negeri,”kata Ketua Program MM UMY, Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono dalam seminar dan gathering alumni dan mahasiswa pasca sarjana Program Magister Manajeman (MM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang diadakan di Ruang Konvensi Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana UMY pada Sabtu (29/8), siang.
“Ini didukung pula dengan penelitian mahasiswa Universitas Islam Indonesia, UII, yang menunjukkan pemuda Indonesia usia 18-25 tahun mengaku kurang siap menghadapi MEA dibandingkan pemuda Thailand”, tandas Prof. Heru.
“Maka, strategi SDM Indonesia harus melibatkan stakeholder. Tidak hanya pemerintah, namun juga asosiasi profesi, asosiasi yang berkaitan dengan usaha dan institusi pendidikan untuk mempersiapkan kapabilitas SDM dalam jangka yang sangat pendek maupun jangka yang lebih panjang”, jelasnya.
“Tingkat konsumsi produk asing di Indonesia yang cukup tinggi, bisa mematikan produk-produk lokal bangsa sendiri. Karena itu, perlu menanamkan rasa nasionalisme sejak dini, agar masyarakat mencintai dan mau menggunakan produk dalam negeri”, tegas Untung.