![]() |
| Beberapa PNS nampak melintas di ruang dalam kantor Gubernur NTB |
Cendananews (Mataram) – Meski Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menginstruksikan kepada seluruh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan pengecekan kembali terhadap ijazah para PNS terkait adanya Perguruan Tinggi (PT) yang mengeluarkan ijazah palsu, hal tersebut tidak serta merta diikuti oleh daerah, salah satunya di Nusa Tenggara Barat (NTB).
BKD NTB tidak mau melaksanakan instruksi tersebut dan mengatakan kalau tidak ada ijazah PNS yang bermasalah, terutama di lingkungan Pemprov NTB meski sampai sekarang belum pernah melakukan pengecekan ulang sebagaimana yang dinstruksikan.
“Menpan itu tidak ngerti bagaimana mekanismenya, mau suruh melakukan cek ulang ijazah PNS yang sekian ribu orang dan saya kira di NTB sampai sekarang belum ada sampai ditemukan, karena PT tempat PNS mendapatkan ijazan sewaktu melamar jadi PNS terutama PT NTB tidak ada yang aneh-aneh seperti di Jakarta” kata Kepala BKD NTB, Seruji di Mataram, Selasa (2/6/2015).
Menurut Seruji, dirinya meyakini kalau tidak ada PNS di NTB berijazah palsu, karena selain tidak ada PT yang aneh-aneh, dari sisi prosedur seleksi dan perekrutan PNS dari awal sudah sangat ketat termasuk bagi yang mengajukan izin dan tugas belajar.
Kalaupun ada PT yang disinyalir menjalankan proses perkuliahan sebentar kemudian mengeluarkan ijazah dan gelar dengan tenggang waktu singkat, itu merupakan ranah Menteri Ristek dan Diktik, karena mereka punya mekanisme.
“Sebenarnya kalau mekanisme itu dijalankan dengan benar tidak akan terjadi hal seperti itu,”katanya.
Disebutkan, ada namanya Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri, itu setiap akhir semester selalu dilaporkan, sehingga setiap orang, guru, dosen atau PNS lain semenjak dia masuk mendaftar sudah masuk data dan terdaftar.
“Sehingga perkembangan akademik juga jelas dan bisa dipantau,”katanya.
——————————————————-
Selasa, 2 Juni 2015
Jurnalis : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-