![]() |
| Salah satu Batu Akik dalam Pameran Sulsel Expo 2015 |
CENDANANEWS (Makassar) – Pameran Sulsel Expo 2015 di Makassar yang direncanakan akan diramaikan oleh automotif, real estate (property), IT dan elektronik, butik dan fashion, tour dan travel, multiproduk, job fair expo, sulsel culinaryfest, dan wahana rumah hantu ternyata didominasi oleh batu akik. .
“Rencanya Pameran diikuti oleh berbagai bidang, namun saat pendaftaran ternyata yang lebih banyak mendaftar stand adalah penjual batu akik” ujar Dimas, Panitia dan Penyelenggara Sulsel Expo 2015 di lokasi kegiatan yang digelar sejak 24 April dan berakhir hari ini Minggu (3/5).
Peserta Pameran datang dari berbagai daerah. seperti halnya, Eko datang dari Jakarta untuk mengikuti expo ini. Tak tanggung-tanggung, dia membawa koleksi batu akik dan berliannya untuk dipamerkan di Sulsel Expo 2015 ini.
“Kami hanya membawa berlian yang seharga 50 juta, selebihnya batu akik dan jenis batu terbaik lainnya dengan harga paling rendah500 ribu” terang Eko.
Eko adalah anggota Komunitas Brother Hood, sebuah komunitas pecinta dan kolektor Batu Akik di Jakarta dan Makassar. Mereka menjual dan mengelola usaha batu akik dengan harga termurah hingga Millyaran rupiah. Beberapa jenis batu akik yang diikutkan dalam pameran ini adalah batu jenis kalimaya, panca warna garut, chalcedony dan berlian.
“Selain sering ikut pameran, kami juga menerima pesanan bahan batu akik untuk souvenir pernikahan atau cinderamata dan kami kirim ke seluruh Indonesia sampai Papua” lanjut Eko.
Selama Pameran Sulsel Expo 2015 ini Brother HoodMakassar telah memberikan secara gratis cincin batu kepada beberapa tamu dan pengunjung. Diantaranya. Black Safir ke Walikota Makassar, Danny Pomanto dan Kecubung Wulung ke Wakil Walikota Makassar Deng Ical. Bahkan artis jebolan Indonesian Idol, Virzha yang menjadi artis bintang tamu pada pameran ini juga menerima 3 buah cincin batu sisik naga dari komunitas Brother Hood.
Jamaluddin, kolektor batu akik dari Makassar juga ikut andil di Pameran Sulsel Expo 2015 ini. Beberapa batu koleksi dan warisan orangtuanya dibawa serta ke arena Pameran. Diantaranya batu jenis Blackjet, Veros, Kecubung, Junjung Derajat, Batu Raja, Obi, Sisik Naga, Kristal Bali, Redbone dan Kalimaya.
Selain stand batu akik, beberapa stand lainnya mewarnai Pameran ini. Diantaranya stand Fashion baju kasual dan busana muslim. Salon kecantikan, kuliner dan furniture.
Menurut Dimas, peserta sengaja diundang dari luar Sulsel karena pameran kali ini adalah pameran terbesar di Indonesia Timur, dengan harapan mereka bisa berpartisipasi memperkenalkan budaya dan potensi daerah masing-masing, terutama daerah di SulSel.




Lanjut Dimas, Ini Pameran Sulsel expo 2015 pertama kali dan terbesar di Indonesia Timur. Tujuannya untuk mengangkat beberapa budaya, tempat wisata dan mengangkat iconkota Makasasar yang mulai terlupakan, salah satunya adalah monumen Mandala yang menjadi icon Makasaar.
“Itulah mengapa Pameran ini digelar di halaman Monumen Mandala, kami berharap selain datang melihat-lihat isi Pameran, pengunjung dapat terkenang kembali dengan peristiwa yang terkait dengan Monumen ini” jelas Dimas.
——————————————————-
Minggu, 3 Mei 2015
Jurnalis : M. Jaju
Fotografi : M. Jaju
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-