![]() |
| Permukiman warga Desa Sembalun tampak dari puncak Gunung Sembalun |
CENDANANEWS (Mataram) – Kalau di Jakarta terdapat kawasan puncak Bogor yang merupakan kawasan yang banyak dijadikan tujuan utama warga Jakarta, maka Pulau Lombok, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Nusa Tenggara Barat (NTB) juga memiliki puncak sembalun dengan pesona alam pegunungan yang masih alami, hijau dan eksotik.
Meski sama-sama merupakan memiliki kawasan puncak, dari segi cuaca, kondisi alam dan letak geografis, terdapat perbedaan sangat jauh antara Kawasan puncak Bogor dengan kawasan puncak Gunung Sembalun Pulau Lombok.
Kawasan puncak Sembalun, Kabupaten Lombok Timur sendiri merupakan kawasan alam pegunungan yang masih sangat alami, menawarkan sejuta keindahan pegunungan yang ditumbuhi banyak pepohonan besar hijau yang tumbuh secara alami, jauh dari suasana hingar bingar, kegaduhan dan kemacetan.
Sebagai kawasan yang merupakan bagian dari anak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), puncak sembalun termasuk kawasan alam pegunungan berhawa dingin dan sebagian kawasan seringkali diselimuti kabut tebal, terutama di pagi hari, menjelang waktu sore dan musim hujan.
![]() |
| Beberapa remaja nampak sedang asik selfy di kawasan puncak Gunung Sembalun |
Tapi karena sinar matahari bisa lansung terpancar menjadikan susana di kawasan puncak Gunung Sembalun mampu memberikan kesejukkan bagi siapapun termasuk wisatawan yang datang. Lebih menarik dari puncak Gunung Sembalun, wisatawan juga bisa melihat dan menikmati keindahan alam Pulau Lombok termasuk pegunungan dengan pepohonan besar.
Bagian utara Puncak Sembalun anda juga bisa menikmati keindahan hamparan areal pertanian masyarakat Desa Wisata Sembalun yang dikenal sebagai daerah yang sebagian besar masyarakatnya merupakan petani penghasil sayuran, dimana hamper sebagian besar sayur yang dijual di pasar tradisonal NTB disuplai dari Sembalun.
Hal lain yang paling menarik dan menantang bagi wisatawan, untuk bisa mencapai puncak Gunung Sembalun, wisatawan harus melewati jalanan berliku dan cukup terjal untuk ditempuh sepeda motor maupun mobil, sehingga kalau belum terbiasa bisa memacu adrenalin setiap wisatawan.
Lebih pada saat musim hujan, selain licin, di sepanjang jalanan dan tanjakan menuju puncak Gunung Sembalun juga dipenuhi kabut, sehingga meski menggunakan jaket sekalipun hawa dingin bisa menulusup masuk menusuk badan.
Sepanjang jalan menanjak menuju puncak Gunung Sembalun, wisatawan juga akan disuguhi dengan deretan pemandangan pepohonan besar yang tumbuh lebat, membuat jalanan di beberapa titik dan tikungan jalanan menjadi gelap.
![]() |
| Tikungan dan jalan menanjak menuju puncak Gunung Sembalun |
Meski demikian kawasan jalanan dan puncak sembalun tetap ramai dilalui baik oleh warga setempat maupun warga lain dan wisatawan luar yang hendak datang berlibur, karena menjadi jalur utama warga masyarakat Desa Sembalun, terutama petani yang mengangkut hasil pertanian dan sayuran menuju Kota Selong, Lombok Timur, Kota Mataram, bahkan sampai ke Pulau Sumbawa.
——————————————————-
Minggu, 3 Mei 2015
Jurnalis : Turmuzi
Fotografi : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-

