Siswa SMP Berkebutuhan Khusus di NTB Ikuti Ujian Nasional

siswi SMPLB Dharma Wanita Provinsi NTB, penyandang Tunagrahita, mengerjakan soal Bahasa Indonesia

CENDANANEWS (Mataram) – Siswa berkebutuhan khusus di Nusa Tenggara Barat (NTB) juga mengikuti Ujian Nasional. Namun untuk beberapa siswa tersebut ada yang hanya diberikan soal yang dibuat oleh sekolah melalui arahan Dinas Pendidikan setempat.
Salah satunya siswi Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) Dharma Wanita Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) , Fitria Asmarani.
Kepala Sekolah SMPLB Dharma Wanita, Wirana mengatakan, Fitra tidak diwajibkan mengikuti UN karena memang termasuk siswi Tunagrahita, dimana kemampuan dan daya fikirnya berada di bawah rata-rata dan tidak mungkin dipaksakan.
“Yang mengikuti ujian nasional itu, ada dua yang termasuk Tunadaksa dan Tunalaras, jadi yang jelas ada yang kesulitannya itu, tapi dia ikut ujian sekolah, yang mana segala soalnya, itu dibikin oleh tim sekolah, atas petunjuk dari Dinas Pendidikan Kota Mataram,” Kata Wirana di Mataram, Senin (4/5).
SMPLB Dharma Wanita Provinsi NTB
Wirana menambahkan, sementara dua siswa lain yang mengikuti UN bahasa Indonesia, Anisa Nurul Ismi Oktaviana asal Desa Labuapi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) yang merupakan Tunadaksa dan M. Syahrul Falahudin, siswa Tunalaras asal Rembige Kota Mataram tetap mengikuti UN sebagaimana siswa di sekolah lain di Kota Mataram.
“Untuk soal UN sendiri, meski hanya berdua, tapi berbeda-beda disesuaikan dengan tingkat kemampuan, kompetensi dan kurikulum yang diajarkan kedua siswa. Sedangkan untuk kemapuan lain seperti membaca ketiganya cukup bagus,”katanya.

————————————————-
Senin, 4 Mei 2015
Jurnalis : Turmuzi
Fotografi : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
————————————————-

Lihat juga...