![]() |
| Puing Pondasi Pembangunan Dermaga |
CENDANANEWS (Denpasar) – Pekerjaan Pembangunan Dermaga Penyeberangan Gunaksa Tahap VII sudah dua tahun mangkrak sejak terkuaknya beberapa kasus dugaan korupsi pengadaan yang salah satunya menyeret mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra ke Pengadilan Tipikor Denpasar diawal bulan Mei 2015.
Selain itu, Pelabuhan yang dari awal pembangunannya sudah menyedot APBD sebesar 160Milyar Rupiah ini terancam dihentikan karena kurang kajian mendetail tentang kondisi geografis. Seperti tanah pelabuhan, karena ombak laut yang sangat besar akhirnya perlahan menggerus bangunan pelabuhan.
Pelabuhan Gunaksa Klungkung di peruntukkan bagi arus perjalanan dan ekonomi antara Klungkung dan Nusa Penida. Nyoman Bungin seorang nelayan setempat mengatakan, ia menaruh harapan besar jika Pelabuhan tersebut rampung, namun ia tidak menyangka dibalik pembangunan tersebut ada kasus korupsi yang akhirnya membuat proyek pelabuhan tersebut Mangkrak.


Hal senada juga diungkapkan Wayan Sweta, Pelaku bisnis pengepulan tanah di jembatan Tukar Unda, ia dari awal punya harapan menjadi tour guide bermodalkan kapal speedboat, namun semua harapannya pupus saat proyek pelabuhan tersebut terhenti karena kondisi tanah yang tidak stabil ditambah kasus korupsi yang melilit proyek pengerjaan pelabuhan tersebut.
Hal yang cukup menarik datang dari seorang penduduk asli daerah Gunaksa klungkung, Nyoman Kerti, ia justru tidak setuju dengan pembangunan pelabuhan Gunaksa, karena daerah tersebut adalah suci, jadi jika dikotori maka akan terjadi bencana.
“Lihat sekarang, apa jadinya, andai mereka disana mau mendengarkan atau berkonsultasi dulu sebelum melangkah,” ucap Nyoman Kerti.
Beragam persoalan yang melilit pembangunan pelabuhan Gunaksa klungkung semakin membuat masyarakat bertanya-tanya, benarkah proyek ini untuk kepentingan rakyat. Lalu jika digagas pembangunan ulang dari awal maka dana ratusan milyar saat pembangunan sebelumnya akan terbuang percuma.
Diharapkan Pemprov Bali dan Pemkab Klungkung mengajak masyarakat untuk bicara, Ikut sertakan mereka untuk mendapatkan masukan positif dari masyarakat lokal.


———————————————————-
Sabtu, 16 Mei 2015
Jurnalis : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-