Tingginya Kebutuhan Bahan Baku Briket Peluang Usaha Masyarakat

Buah kelapa, Daging Untuk Minyak Goreng, Batok Untuk Briket Arang [Foto: henk widi]
CENDANANEWS (Kulon Progo) – Tingginya tingkat produksi di salah satu perusahaan swasta merupakan sebuah kesempatan bagi masyarakat sekitar, terutama jika bahan produksi merupakan salah satunya hasil bumi.
Sebuah perusahaan di Kulon Progo, PT Dian Niaga yang bergerak dibidang Briket Arang Batok Kelapa saat ini tengah berkembang yang membutuhkan banyak bahan baku namun belum tercukupi oleh daerah dimana perusahaan itu berdiri. Hal ini menjadi sebuah peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
PT Dian Niaga (Sugiyanto) saat  temu Bupati [Foto: M.Nasir]
“Kebutuhan bahan baku yang besar menjadi sebuah peluang usaha bagi masyarakat,”sebut Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo saat menyambut Wakil Direktur PT Niaga di rumah dinasnya, Kamis malam (16/4/2015). 
Disebutkan, Pada umumnya masyarakat sangat semangat dan pekerja keras, Namun untuk meningkatkan kualitas hidup dibutuhkan dorongan, baik dari pemerintah maupun swasta. Dan Keberadaan swasta merupakan sebuah motor pengerak perekonomian yang sangat diharapkan keberadaanya. 
“Baik itu sekala kecil, menengah, ataupun besar. Hal tersebut berpengaruh besar bagi lingkungan setempat,”Jelas Bupati.
Dia berharap masyarakat mampu membaca peluang dari keberadaan perusahaan swasta yang bersentuhan dengan pekerjaan dan kehidupan masyarakat sendiri.
Senada dengan itu Wakil Direktur Utama PT Dian Niaga Yogyakarta, Sugiyanto menyebutkan pihaknya masih kekurangan bahan baku kriket dari sekitar tempat berdirinya perusahaan, untuk mencukupinya pihaknya harus memasok dari daerah lain bahkan dari luar pulau.
“Selama ini bahan baku lokal, baik dari Jateng dan DIY hanya mampu mencukupi sekitar 30 persen, sedangkan sisanya 25 persen dari kalimantan, 25 persen dari Sulawesi dan 20 dari Sumatra” jelas Sugiyanto.
Pohon Kelapa [Foto: Henk Widi]

PT Dian Niaga yang berlokasi di Kidulan Salamrejo kecamatan Sentolo, berdiri sejak Agustus 2012 dan mulai berproduksi April 2013, dengan memproduksi Briket Arang Batok Kelapa. Tidak hanya produksi, pihaknya juga gencar memberdayakan masyarakat dengan memproduksi minyak goreng  yang siap konsumsi, sedangkan untuk limbah batok kelapanya di tampung sebagai bahan baku briket.

Disebutkan, PT Dian Niaga mendukung “Gentong Rembes”(gerakan gotong royong rakyat bersatu) dengan ikut menyerahkan beasiswa kepada 700-an pelajar SD dan SMP. 
“Sampai bulan maret 2015 ikut program Bedah Rumah sebanyak 3 kali, dan berbagai kegiatan masyarakat lainnya,”jelasnya.
Dikatakan kapasitas produksi PT Dian Niaga , 200 ton perbulan atau 10 FCL 20 Ft, saat ini mempekerjakan karyawan 139 orang dari Kulon Progo, dengan fasilitas Gaji UMK ditambah BPJS Tenaga Kerja, Kesehatan dan Tunjangan Hari Raya (THR). Sedangkan Untuk omset dari pemasaran produk, tahun 2013: dengan omset Rp 3 Miliar dengan penjualan 70% untuk ekspor dan 30% lokal, meningkat di 2014: dengan omset Rp 24Miliar dengan 80% untuk ekspor dan 20% lokal.

———————————————-
Jumat, 17 April 2015
Jurnalis : Mohammad Natsir
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-

Lihat juga...