CENDANANEWS (Denpasar) – Bertempat di Jalan Kurusetra, desa kampial, Benoa Kuta Selatan Badung Bali, berdiri megah Kompleks peribadatan lima agama yang bernama PUJA Mandala. Diresmikan pada tanggal 20 Desember 1997 oleh Menteri agama kala itu, Tarmizi Taher.
Berdiri megah di atas lahan seluas 2,5Hektar, Puja Mandala memberikan Estetika tersendiri bagi siapapun yang datang menyaksikannya. Tempatnya yang rindang dengan pepohonan lebat, tidak boleh ada pedagang masuk di area halaman peribadatan, serta larangan keras untuk berburu dan membuang sampah sembarangan benar-benar membuat tempat tersebut terasa nyaman untuk dikunjungi dalam rangka wisata maupun beribadah.
Di dalam Kompleks peribadatan Puja Mandala berdiri lima tempat ibadah suci, yaitu :
1. Masjid Agung Ibnu Batutah
2. Gereja Katolik Bunda Maria Segala Bangsa
3. Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Doa
4. Vihara Buddha Guna
5. Pura Jagat Natha
Keberadaan Puja Mandala semakin membuktikan bahwa kemajemukan beragama di Indonesia tidak dapat disangkal, namun tidak dapat menjadi suatu hal yang dapat memecahbelah kesatuan dan persatuan. Lewat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, pengurus masing-masing rumah ibadah sangat rukun dan kompak dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan maupun kegiatan keagamaan masing-masing.
Puja Mandala adalah saksi sejarah bagi setiap orang yang datang kesana, bahwa Bhinneka Tunggal Ika itu nyata, dan Pancasila itu ditegakkan. Falsafah hidup dan dasar negara kita tercinta yang akan selalu abadi tak lekang oleh waktu.