| Pengemis |
CENDANANEWS (Padang) – Maraknya pengemis liar, anak jalanan dan gelandangan yang sering meminta-minta di Kota Padang. Membuat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Duski Samad angkat bicara, ia mengimbau masyarakat untuk selektif dalam memberikan zakat kepada pengemis yang berada di jalan, atau tempat umum lainnya.
“Harusnya masyarakat lebih selektif dalam memberikan zakatnya kepada pengemis atau orang yang meminta-minta. Sebab, dikhawatirkan pengemis hanya memanfaatkan momen zakat dalam mencari keuntungan,” ujarnya saat dihubungi cendananews.com Sabtu (25/4/2015).
![]() |
| Duski Samad |
Menurutnya, zakat tersebut tidak akan efektif dan menjadi sia-sia jika diberikan pada orang yang tidak berhak. Duski, menganjurkan agar masyarakat memastikan kondisi orang yang diberikan zakat, siapa dan pantaskah dia menerima zakat. Sebab dengan kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok belakangan ini membuat jumlah pengemis, gelandangan dan anak jalanan meningkat.
Duski menjelaskan, bahwa belum pasti, semua pengemis itu orang miskin dan berhak menerima zakat. Oleh karena itu, berikanlah zakat kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan.
“Pastikan dulu orang yang akan menerima zakat adalah orang yang berhak, jangan sampai tertipu oleh oknum yang memanfaat momen zakat dalam mencari keuntungan,” lanjutnya.
Agar zakat, infaq dan sedekah masyarakat tepat sasaran, ia mengajak masyarakat untuk membayarkan zakat melalui lembaga atau tempat resmi. Seperti, Baznas, Masjid, Lembaga sosial atau sejenisnya.
———————————————-
Sabtu, 25 April 2015
Jurnalis : Muslim Abdul Rahmad
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————-
