Warga Pelabuhan Keluhkan Kurangnya Penyerapan Tenaga Lokal

CENDANANEWS- Masyarakat Karangwuni,khusus nya warga dusun Keboaan yang bersentuhan langsung dengan Pelabuhan Tanjung Adikarto mengaku kecewa terhadap kurangnya penyerapan atau perekrutan tenaga lokal yang dapat menjadi persoalan di kmudian hari, bila tidak di sikapi secara arief dan proporsional. Dan hal tersebut juga telah disampaikan kepada DPRD Kulon Progo Provinsi Yogyakarta.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dr. Andung Prihadi santosa,M.Kes. membenarkan  adanya kejadian ini tidak menampik hal tersebut bisa memicu kecemburuan warga.
“Seyogyanya, warga setempat memang menjadi prioritas dalam perekrutan, tapi jangan kawatir kita akan kaji ulang tentang,termasuk soal SK ( surat keputusan) nya ” ungkap Andung, di Kulon Progo, Senin (16/03/2015).
Dia menyebutkan, pembicaraan lebih lanjut dengan warga setempat memang masih kurang. Namun semua sudah di rencanakan dan akan dikomunikasikan kembali  dengan warga yang sudah menjadi agenda ke depan.
Menurut warga setempat yang tidak mau di sebutkan namanya, masyarakat merasa ada pilih kasih di sektor prekrutan tenaga kerja khusus nya bidang tenaga keamanan.
Menurut informasi yang beredar di lingkungan, tenaga kerja keamanan malah datang dari beberapa kabupaten tetangga, tentu saja ini menimbulkan keresahan.
Selain akan meninjau ulang kepala dinas juga memberikan tambahan.
“Jumlah ideal dari tenaga yang terserap sekitar 84 orang,dengan asumsi 51 orang adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan sisanya adalah tenaga outsorcing,” kata pak Andung.
Jadi dengan adanya ,nanti rencana duduk bersama dengan warga terdampak,persoalan ini akan selesai, masyarakat sekitar juga merasa ikut memiliki atas adanya Pelabuhan Tanjung adikarto ini. 

———————————————————-
Senin, 16 Maret 2015
Jurnalis : Mohammad Natsir
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...