Pengamat : Tunda Dulu Kenaikan Tarif Dasar Listrik

CENDANANEWS – Rencana Pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) untuk dua golongan rumah tangga takni R1 daya 1.300 volt amphere (VA) dan 2.200 VA mulai tanggal 1  April mendatang mendapatkan perhatian serius dari berbagai kalangan, diantaranya Pengamat Ekonomi dari  Universitas Pasundan (Unpas) Bandung, Acuviarta Kartabi .

Dia Menyebutkan, Keputusan untuk menaikkan TDL rumah tangga harus menjadi pertimbangan serius Pemerintah. Sebab menurutnya masyarakat saat ini sudah dihadapkan kenaikan harga beras yang mahal, kenaikan BBM, dan kenaikan gas elpiji. Jika listrik naik maka bebannya akan semakin berat.

“Kalau saya menginginkan tidak ada kenaikan TDL. Tunda dulu lah,” ujarnya kepada wartawan.

Meski sempat tertunda tiga  bulan yang rencananya akan diberlakukan tanggal 1 Januari 2015 lalu. Kenaikan TDL ini, dinilai tidak tepat. Pasalnya bahan baku untuk memproduksi listrik seperti BBM dan batu bara terus mengalami penurunan harga menyusul penurunan harga dunia. Dengan kondisi tersebut, maka kenaikan TDL dinilai sangat tidak tepat.

“Saat ini produksi listrik menggunakan 70 persen BBM dan saat ini harga BBM dunia terus menurun. Logikanya, dengan kondisi tersebut maka tidak ada kenaikan TDL rumah tangga,” tuturnya.

———————————————————-
Selasa, 10 Maret 2015
Sumber   : jabarprov.go.id
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...