
CENDANANEWS – Pemerintah Provinsi Lampung kembali menggelar rapat susulan soal pembahasaan pelaksanaan mekanisme penebusan pupuk bersubsidi. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Serbaguna Kantor Cabang Utama PT Bank Lampung, di Jalan Wolter Mongonsidi, Telukbetung.
Rapat yang berlangsung sejak pukul 10.00 itu dihadiri Sekretaris Daerah Arinal Djunaidi mewakili Gubernur Lampung. Selain Arinal, hadir Kepala Dinas Pertanian Provinsi Lampung Lana Rekyanti dan tim PT Bank Lampung.
Rapat yang berlangsung tertutup untuk media ini pernah dilakukan sebelumnya pada Selasa, (3/3/2015). Namun, karena pembahasan belum selesai, dilanjutkan hari ini.
“Masih membahas mekanisme penebusan pupuk bersubsidi,” kata Zainal Mutaqin, staf ahli bidang pertanian dari Politeknik Negeri Lampung yang ditemui di sela-sela rapat pada Rabu (4/3/2015).

Persoalan pupuk bersubsidi masih menjadi persoalan yang dikeluhkan oleh masyarakat terutama masyarakat petani yang sedang dalam masa pemupukan. Di lapangan beberapa petani mengeluhkan adanya jenis pupuk yang tak bisa dibeli karena keterbatasan stok.
“Saya ingin memupuk tanaman padi saya namun oleh agen dibilang sedang tak ada barangnya terutama untuk jenis pupuk tertentu. Entah karena stok terbatas atau memang belum ada,” ujar Mahmud salah satu petani di Kalianda.
Ia pun mengungkapkan saat ini membeli pupuk dibatasi dan kebutuhan akan pupuk terkadang harus menunggu stok yang ada di agen agen.
———————————————————–
Rabu, 4 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-