CENDANANEWS – Dalam rangka menjaga profesionalisme wasit Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Lampung menggelar penyegaran wasit di aula Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung Provinsi Lampung. Ketua Umum Asprov PSSI Lampung, Hartato Lojaya yang membuka acara, dalam sambutannya berharap kegiatan tersebut akan bisa semakin meningkatkan profesionalisme wasit.
“Menjelang berbagai kompetisi yang akan diselenggarakan Asprov PSSI Lampung, wasit sebagai salah satu unsur pertandingan juga harus kita siapkan, baik dari pengetahuan soal peraturan permainan, jadi acara ini gunanya untuk penyegaran pengetahuan dan pengalaman wasit-wasit ini agar makin baik dalam memimpin jalannya pertandingan,” papar Ketua Umum Asprov PSSI Lampung, Hartato Sabtu (14/3/2015).
Sebanyak 60 wasit dari askab dan askot se-Provinsi Lampung yang telah mengantongi lisensi C-2 dan C-3 mengikuti pelatihan ini. Selain itu pemegang lisensi C-1 yang sudah melakukan penyegaran wasit di Pahoman beberapa hari lalu diikutkan lagi.
Exco Asprov PSSI Lampung, Djenni Sutisna, di Sekretariat Asprov PSSI Lampung, kompleks Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, mengatakan acara ini merupakan rencana kegiatan Asprov PSSI Lampung tahun 2015 ini. Apalagi menjelang bergulirnya beberapa turnamen besar, seperti kompetisi amatir Liga Nusantara (Linus) 2015, Piala Soeratin, Pertiwi cup, Liga Pelajar Indonesia (LPI), dan piala U-15.Djenni menambahkan hanya Kabupaten Way Kanan yang tidak mengirimkan perwakilan wasit.
“Askab Way Kanan kekurangan sumber daya manusianya jadi tidak mengirimkan wasit di acara ini. Kita melakukan pembekalan kembali kepada wasit mulai dari manajemen pertandingan, peraturan pertandingan, peraturan permainan dan juga kondisi fisik wasit yang dilakukan dengan latihan fisik bersama,” jelas Djenni.
Salah satu peserta penyegaran wasit, Tommy, asal Bandar Lampung berharap acara seperti ini rutin diadakan minimal sebulan sekali.
“Jangan hanya menjelang kompetisi acara ini digelar tapi sifatnya harus rutin per bulan karena bagus untuk evaluasi kinerja wasit, latihan fisik kebugaran wasit dan juga silaturahmi antar wasit,” ujar pemegang lisensi wasit C-2 ini.
Tommy juga berharap agar diadakan juga pengambilan lisensi wasit C-1 untuk wasit di Provinsi Lampung ini.
“Lisensi wasit C-1 artinya wasit bisa memimpin pertandingan skala nasional, sedangkan C-2 untuk laga setingkat provinsi seperti Linus 2015 nanti, dan C-3 untuk wasit yang memimpin pertandingan tingkat kabupaten atau kota,” tutupnya.
———————————————————- Minggu, 15 Maret 2015 Jurnalis : Ion Pamungkas Editor : ME. Bijo Dirajo ———————————————————-