Bakauheni Pilihan Bagi Petualang

CENDANANEWS, Bagi pecinta wisata petualangan, survival, Kecamatan Bakauheni yang ada di Lampung Selatan  adalah salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan. Kecamatan yang menjadi tempat berdirinya tugu Zero Sumatera di menara Siger ini menyajikan konsep wisata alami yang lengkap mulai dari wisata pantai, wisata gunung, wisata pulau, bawah air untuk snorkling,diving serta wisata budaya yang tak kalah serunya.
Saat penulis mencoba menjelajah ke beberapa tempat di Bakauheni, beberapa tempat ini direkomendasikan untuk dikunjungi. Menjadi catatan bagi traveling mania atau backpacker wisata hobi di Bakauheni beberapa di antaranya menantang adrenalin dengan trek menantang melewati perbukitan,ladang penduduk, lengkap dengan sajian pemandangan yang memanjakan mata.
Tempat wisata di bakauheni yang tak boleh dilewatkan diantaranya:
1.Wisata Pulau
Beberapa Pulau yang masih terjangkau dari wilayah Bakauheni diantaranya Pulau Rimau Balak, Pulau Keramat, yang secara administratif masuk wilayah Kecamatan Ketapang namun dekat dengan wilayah Bakauheni. Selain pulau tersebut ada Pulau Kandang Lunik, Pulau kandang Balak, Pulau Prajurit, Pulau Sindu,Pulau Sekepol serta Pulau Mundu yang juga ada di Ketapang.
Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di pulau pulau tersebut diantaranya kegiatan memancing,diving,snorkling,bird watching. Berdasarkan pengalaman penulis penduduk yang tinggal di beberapa pulau ini ramah kepada pendatang dan dengan senang hati bersedia untuk memandu ke spot spot mancing yang potensial. Sementara untuk homestay tinggal dibicarakan dengan pemilik rumah.
Untuk menuju ke pulau pulau ini pengunjung bisa menyewa perahu dari dermaga Keramat serta dermaga Muara Piluk.
2. Wisata Buatan Menara Siger
Menara Siger sudah terkenal sejak lama sebagai ikon Lampung. Para penumpang kapal di Selat Sunda akan melihat kemegahan Menara berbentuk mahkota gadis Lampung ini dari kejauhan. Eksotisme akan semakin terlihat pada malam hari saat Menara ini bersinar dengan warna keemasan.
Menara Siger menjadi lokasi favorit untuk keluarga dengan mengajak anak anak menggelar tikar di bawah pepohonan yang tumbuh di kawasan Menara Siger. Pengunjung juga bisa naik ke beberapa tingkat di Menara Siger untuk bisa melihat Pulau Jawa yang terasa berada di depan mata.
Tak hanya itu di lantai dasar pengunjung pun bisa melihat display 15 kabupaten/kota yang ada di Lampung lengkap dengan ciri khas masing masing. Jika ingin membeli souvenir pengelola menara ini menyediakan kaos kaos khas Lampung, pernak pernik Siger.
Mau melihat kapal dari kejauhan? atau melihat pulau pulau di Selat Sunda? pengunjung akan dimanjakan dengan adanya teropong berukuran besar yang ada di dasar Menara Siger untuk “mengintip” kapal kapal di Selat Sunda. Pengunjung diwajibkan mengisi koin sejumlah tertentu untuk membuka teropong ini.
Tak hanya itu bagi penghobi fotografi, olahraga adrenalin tempat ini tidak salah menjadi destinasi. Para penghobi panjat dinding serta flying fox pun sudah disiapkan sarana untuk kedua kegiatan ini. Sementara penghobi fotografi bisa menjadikan tugu Zero Sumatera sebagai lokasi selfie, narzis. Beberapa komunitas fotografi bahkan menggunakan lokasi ini untuk mengadakan kontes foto.
Membawa anak anak pun tak perlu kuatir sebab ada wahana permainan anak anak yang sekitar setengah tahun ini disiapkan. Terfavorit diantaranya wahana mandi bola anak anak serta wahana lain lengkap dengan pemandunya.
Di malam pergantian tahun baru objek wisata Menara Siger akan menjadi spot terpopuler karena menjadi agenda rutin Komunitas Orang Bakauheni (OB) mengadakan even hiburan di tempat ini. Hiburan puncak biasanya ditandai dengan atraksi kembang api yang bertaburan di atas Menara Siger.
3. Wisata Pantai, gunung, Air terjun
Wisata pantai yang layak untuk dikunjungi di Bakauheni diantaranya bagi penghobi petualangan yang sudah terkenal di tingkat Nasional adalah Tanjung Tua. Tanjung tua merupakan sebuah spot mancing paling banyak dikunjungi di Bakauheni. Tak jarang pemancing pemancing dari berbagai wilayah menginap di tempat ini untuk memancing ikan Simba, Marlin, serta ikan ikan berbobot minimal 30 kilogram.
Tak perlu kuatir jalannya sudah bagus dan berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya. Sebab pemerintah sudah membangun jalan setapak dari beton sepanjang 1,7 kilometer dari Desa Penobakan. Bahkan sudah dibangun sepanjang 1000 meter dan masih akan diselesaikan 700 meter lagi. Tak perlu kuatir jalan becek untuk sampai ke lokasi.
Pantai selanjutnya adalah pantai Batu Alief. Menariknya ada tiga pantai yang masih satu bentangan di Desa Kelawi ini. Selain pantai batu Alief pantai lainnya di bentangan wilayah ini adalah pantai Minang Ruah, pantai Labuhan Bajau,Pantai Bawang.
Penghobi camping,birdwatching,survival,wall climbing menyukai lokasi ini arena relatif masih perawan dan asri. Lokasinya yang agak susah terjangkau di beberapa titik dijadikan tempat untuk berpetualang. Bahkan untuk menuju tempat ini Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sudah menyiapkan infrastruktur jalan yang memadai meski disayangkan masih sulit moda transportasi roda empat menjangkaunya.
Penghobi touring motor masih bisa menjangkau wilayah ini hingga ke bibir pantai. Sekretaris Kecamatan Bakauheni Erdyansah kepada penulis bahkan mengungkapkan akan menambah fasilitas lain di spot spot wisata Bakauheni diantaranya bungalow serta lokasi parkir yang memadai.
Di pantai Minang Rua pun tersaji sebuah gua yang menjadi habitat kelelawar, burung laut yang cocok bagi para pecinta pengamatan burung dan aktifitasnya. Dinding dinding tebing serta pantai eksotik lengkap dengan bebatuan pun sangat pas bagi para pecinta fotografi.
Selain keindahan keindahan itu di Minang rua juga terdapat curup yang dikenal dengan curug minangrua. Tak terlalu tinggi dibanding air terjun lainnya namun kesegaran airnya bisa mengobati kepenatan serta rasa lelah setelah berpetualang.
Pantai selanjutnya adalah pantai Blebuk. Seperti lokasi lokasi lainnya pantai ini tidak sampai satu jam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni naik ojek atau mobil pribadi. Jalan sangat jelek tapi menawarkan pemandangan hijau berliku (Ini juga berlaku untuk pantai pantai lainnya loh), kebun pisang, kelapa, perkampungan,sawah,camar camarlaut. Pantainya sendiri masih asri. Ada deretan potongan potongan karang yang terhampar jadi benteng antara laut dan pantai berpasir putih.
Selain wisata wisata tersebut yang masih menimbulkan rasa penasaran dan rasa ingin tahu masyarakat adalah lokasi penggalian kapal kuno dampak letusan Krakatau 1883 di Bukit Kepayang Bakauheni. Lokasi ini masih dalam tahap penggalian pada saat tulisan ini dibuat. Namun menurut Hadi Subroto sang peneliti mandiri berdasarkan kajian ilmiah serta teori geolistrik temuannya ini diyakini sebuah kapal.
Bahkan belum ditemukan pun masyarakat sudah berbondong bondong melihat lokasi dugaan ditemukannya kapal kuno dampak kedahsyatan letusan Krakatau pada tahun 1883. Jika terbukti akan lengkap spot wisata Bakauheni dengan adanya spot wisata sejarah kapal kuno dampak letusan Krakatau 1883 di Desa Kelawi Bakauheni. Namun temuan ini masih terus dilakukan penggalian hingga kini.
——————————————————–
Selasa, 27 Januari 2015
Penulis : Hendricus Widiantoro
Editor : Sari Puspita Ayu
——————————————————–
Lihat juga...