Puluhan hektare sawah di dua kelurahan di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terendam banjir. Intensitas curah hujan di daerah tersebut dalam dua hari terakhir cukup tinggi.
“Bukan saja pembukaan lahan sawah. Tetapi, sejak dua tahun terakhir ini juga dikembangkan padi ladang. Kalau pada ladang memang masa tanamnya memakan waktu enam bulan, berbeda dengan padi sawah,” jelas Kepala DPTPH Kaltim, H Ibrahim, Senin,…
Padahal area sawah di sekitarnya tanaman padi banyak yang roboh karena tikus. Hal tersebut karena Sudiyat menggunakan pupuk organik Wijaya Kusuma dari Korem 071/Wijayakusuma.
Dengan penambahan lahan potensial untuk pertanian tersebut, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), optimis swasembada beras akan tercapai pada beberapa tahun mendatang.
Dia mengemukakan, warga yang terdampak bencana gempa dan likuifaksi sebanyak 178 kepala keluarga,(KK) atau sekitar 500 jiwa. Mereka kehilangan pekerjaan.