Tren
- KDMP Bukan Minimart
- Koperasi: Alamiah atau Ditumbuhkan?
- Sebelum Azab Datang: Presiden Prabowo dan MUI Bersatu Menghadapi Proxy War Film LGBTQ, Aplikasi Drama Layar Vertikal Asusila, dan Kampanye Seksualitas Menyimpang Digital
- Sebuah Gazebo di Kebun Waluh
- “Ibu dan Anak” Pelukan Diam yang Menjaga Kehidupan
- Semiotika Politik Budaya Pergajahan atas Langkah Catur Jokowi dan Gajah Merah di Lampung: Antara Ganesha, Airavata, dan Mitos Politik Kontemporer
- Parade Puisi Muharram “Syair & Syiar” Sukses Digelar: Dari Refleksi Kota hingga Curhatan Santri Gen Z
- Padepokan Garuda Yaksa di Puncak Gunung Pancar: Ruang Spiritual Prabowo Subianto sebagai Satu-satunya Presiden yang Berumah dalam Sunyi Puncak Gunung
- Parade Puisi Muharram “Syair & Syiar”, Hadirkan Sastra, Spiritualitas, dan Santunan bagi Santri Yatim Duafa
- Hajatan Ketua Bawaslu Kulon Progo, Hadiahkan Suvenir “Maklumat Cinta”
Browsing Tag: "perjalanan incognito pak harto"
perjalanan incognito pak harto
Mimpi yang Membawa Pak Harto Bertemu Lurah Cikaroya
Pak Harto sebelumnya bermimpi mengunjungi rumah kediaman seorang lurah yang lokasinya di tepi jalan antara Cianjur dan Sukabumi,” kata Dada.
Pembangunan Tanpa Pertanian, Omong Kosong!
Dalam album foto dokumentasi yang kami bawa, setelah beristirahat melepas penat di Cipanas-Garut, Pak Harto memang melanjutkan perjalanan ke Bandung pada 9 April 1970.
Doa Pak Harto bagi Pesantren Cidewa
Apalagi, di sejumlah lokasi yang dituju, dikenali sebagai basis orang-orang PKI yang masih leluasa berkeliaran. Meski demikian kondisinya, sama sekali tak menyurutkan langkah Pak Harto
Pak Harto Membangun Asrama Buat Para Santri di Tegal
Ayah saya bercerita, dirinya waktu masa perjuangan pernah bersama-sama Pak Harto berperang melawan penjajah di sejumlah daerah,” tutur Agus. Tak heran, malam itu, ia menyaksikan Pak Harto dan ayahnya begitu akrab
Sarno Menolak Tawaran Pabrik dari Pak Harto
seketika itu juga, Pak Harto menawarinya untuk membuat pabrik agar bisa memenuhi pesanan itu. Lagi-lagi, Sarno menolak. Ketika itu, Pak Harto bertanya langsung, mengapa ia tidak mau dibuatkan pabrik.
Saat Pedro Mengawal Pak Harto di Lanud Jatiwangi
Peta rencana perjalanan Napak Tilas Incognito Pak Harto, mengarahkan tim ekspedisi menuju selatan, tepatnya ke sebuah lapangan terbang milik TNI AU di Jatiwangi, Majalengka.