"Di sini banyak hal yang bisa dipelajari, terutama tentang sejarah mata uang, termasuk sejarah Indonesia. Jadi wisata murah meriah sekaligus menambah pengetahuan," tuturnya.
"Kalau dari ukuran batanya, terlihat lebih besar dari ukuran yang ada di Trowulan. Ini agak lebih besar, sehingga kemungkinan juga merujuk pada Pra Majapahit," kata Wicaksono, Selasa (12/3/2019).