Pandemi Covid-19, yang saat ini melanda Indonesia dan sebagian besar negara di dunia, tidak jauh berbeda dengan kejadian wabah Flu Spanyol pada 1918 silam.
Taman Edukasi Bantara Sungai yang ada di Serdang Bedagai resmi beroperasi untuk membantu meningkatkan minat baca masyarakat. Fasilitas tersebut menyasar kalangan siswa.
Anak dan remaja Indonesia saat ini cenderung lebih menyukai bermain gawai dibandingkan membaca buku. Padahal, membaca buku dinyatakan memiliki banyak manfaat. Pegiat Literasi TBM Lentera Pustaka Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Bogor,…
Pegiat Literasi TBM Lentera Pustaka, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Syarif Yunus, menyatakan, era digital mengubah anak-anak lebih gandrung pada gawai dibandingkan membaca buku.
Awalnya susah tetapi setelah diyakinkan maka jadilah foto itu, Mereka berlima berdiri berjejer sambil tersenyum lebar dengan memakai kain kotak-kotak di depan Candi Sukuh. Mereka masih mengulangi foto keluarga di beberapa tempat ikonik.
Ardiyanto, pegiat literasi motor perahu pustaka menyebut, sudah dua bulan lebih ia berhenti berkeliling membawa buku. Sebelumnya dengan membawa motor ia rutin berkeliling ke sejumlah dusun menyambangi anak-anak untuk membaca buku.