Sentimen positif datang dari yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang terkoreksi dalam pada perdagangan kemarin. Saat ini bergerak di kisaran 1,53 persen.
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi menguat tipis seiring meningkatnya data tenaga kerja Amerika Serikat.
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi tertekan naiknya imbal hasil (yield) surat utang atau obligasi Amerika Serikat.
Hari ini pergerakan rupiah lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal data ekonomi AS yang memburuk sehingga meningkatkan minat terhadap asset safe haven dan menghindari aset berisiko seperti rupiah