Kondisi tersebut membuat petugas merekomendasikan kepada masyarakat atau wisatawan, tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 kilometer dari kawah.
Suwarno menyebut, rekomendasi tersebut tetap diberlakukan bagi masyarakat atau wisatawan untuk tidak mendekati kawah dalam radius 5 kilometer dari kawah. Sebab aktivitas vulkanik gunung berapi di Selat Sunda tersebut meski sudah terlihat…
Bantuan bagi korban tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan (Lamsel) masih saja terus berdatangan. Bantuan yang kali ini datang, berasal dari Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DP KORPRI) dan Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah…
Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda, Lampung Selatan, Kamis (31/1/2019) terlihat tenang. Namun demikian, aktivitas kegempaan masih terjadi di gunung berapi yang berada di Selat Sunda tersebut.
Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda sepekan terakhir mengalami kegempaan tremor secara terus menerus. Sementara secara visual kondisi gunung terlihat tenang.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Berapi, GAK di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel), Andi Suardi, mengakui ketinggian Gunung Anak Krakatau memang dinamis.
JAKARTA - Peneliti dari Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof. Zainal Arifin, mengatakan zat besi tinggi yang keluar dari kawah Gunung Anak Krakatau (GAK) dan larut ke laut dapat menyuburkan perairan.