Jumlah korban tewas, dalam serangan oleh sejumlah pria bersenjata di lokasi protes utama di Baghdad pada Jumat (6/12/2019) malam, naik jadi 23 orang pada Sabtu (7/12/2019).
Beberapa jam setelah keputusan Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi, untuk meletakkan jabatan. Ulama Syiah, Moqtada As-Sadr menyeru rakyat Irak, agar tetap di jalan dengan tujuan menekan rezim Irak.
Sedikitnya 28 pengunjuk rasa atau demonstran tewas ditembak pasukan Irak, Kamis (28/11/2019). Penembakan terjadi, setelah para demonstran menyerbu dan membakar kantor konsulat Iran pada Rabu (27/11/2019) malam.