Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas orang asing di areal tambang rakyat, dan tidak bisa berbahasa Indonesia dengan jelas.
"Mayoritas pembuatan paspor untuk berwisata, khususnya wisata religi yakni Umroh. Banyaknya pembuat paspor ini menunjukan bahwa tingkat ekonomi masyarakat di tiga daerah ini meningkat," kata Adi.