Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengeluarkan awan panas guguran. Awan panas meluncur sejauh 4,5 kilometer, Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB.
Kepala Subbidang Mitigasi Gunungapi Wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Nia Haerani mengatakan erupsi Gunung Semeru terjadi tidak terus menerus dan statusnya masih pada level II atau waspada.
Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur memperpanjang masa tanggap darurat bencana Gunung Semeru selama tujuh hari ke depan. Hal itu untuk mengantisipasi ancaman bahaya sekunder, seperti aliran material lahar gunung api tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengimbau, warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terhadap ancaman potensi bahaya lahar dingin Gunung Semeru.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan aktivitas Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) terpantau masih fluktuatif dan statusnya level II atau waspada.