Penderitaan yang dialami suatu masyarakat, kerusakan moral dan berbagai akibatnya, seringkali ditimbulkan oleh orang-orang munafik yang berkuasa pada suatu negeri.
Seorang yang bertasbih, tidak mungkin bertasbih atau memahasucikan ia yang semisal/setingkat dengannya atau lebih rendah darinya. Pastilah pihak yang dimahasucikan haruslah berada "lebih tinggi" (a'la).
Peradaban manusia, jika kita amati peristiwa akhir-akhir ini dan dalam beberapa waktu ke depan (yang tidak terlalu lama), berdasarkan fenomena alam, maupun fenomena sosial yang nampak sungguh mengkhawatirkan.
Banyak kenangan selama dirinya menjadi pengawal Pak Harto. Utamanya kata dia, adalah kepribadian Beliau yang sabar dan ikhlas dalam memimpin bangsa ini serta komitmen ibadah yang kuat.
Maka dapatlah dipahami bahwa manusia itu, adalah makhluk yang berketuhanan, atau rabbaniyyun. Dalam arti bahwa esensi terdalam dari manusia itu adalah keilahian.
Dengan sifat-Nya yang Maha Mengetahui, Allah swt menciptakan segala sesuatu dengan "kalam-Nya". Lalu memberitahu kepada manusia agar mengikuti pohon pengetahuan yang baik dan benar, yakni yang terhimpun dalam kalimat La Ilaha Illa Allah.
Ketika hari kiamat tiba, tidak ada lagi yang bisa mendustakannya. Peristiwa dahsyat yang mengakhiri sistem kosmik itu, akan membagi manusia kedalam tiga golongan.