
YOGYAKARTA Cendana News —Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan mengapresiasi pendirian Rumah Kebangsaan Cipayung Plus wilayah DI Yogyakarta yang terletak di Jalan Gambir Anom, Umbulharjo Yogyakarta.
Sejumlah mahasiswa dari berbagai unsur seperti IMM, PMII, IMM, HMI, KMHDI, PMKRI, hingga GMKI, menilai adanya Rumah Kebangsaan Cipayung Plus tersebut dapat menjadi wadah bagi mereka untuk saling berkolaborasi. Tidak hanya untuk berdiskusi mebahas berbagai isu nasional, namun juga dalam berpartisipasi aktif demi memajukan bangsa dan negara.
Anas Kurniawan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam DIY, mengapresiasi jajaran Polda DIY yang telah memfasilitasi pendirian rumah kebangsaan Cipayung plus ini.
Menurutnya ada berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di Yogyakarta ingin membangun semangat kebersamaan karena mereka meyakini Indonesia tidak bisa dibangun oleh hanya satu golongan. Mereka akan berkolaborasi membangun negeri.
“Bangsa ini bisa berdiri kokoh karena ada persatuan dan kolaborasi termasuk peran pemuda di dalamnya. Kita juga akan berkolaborasi dengan masyarakat dalam membangun negeri,” katanya.

Dia menyebut isu politik nasional menjelang Pemilu 2024 menjadi salah satu fokus yang ingin dikawal agar tidak terjadi keretakan. Sehingga hadirnya generasi muda dan kaum intelektual sangat diperlukan.
“Agar tidak terjadi gesekan, perlu adanya kerjasama semua komponen masyarakat. Sedangkan pemerintah sebagai pengelola negara,” tandasnya.
Rumah kebangsaan ini merupakan wadah para pemuda dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai berbagai hal. Khususnya melahirkan ide-ide cemerlang sebagai sumbangsih pemikiran pemuda untuk kebaikan bangsa dan negara. Serta dalam upaya membantu mencegah terjadinya perpecahan bangsa yang dipicu polarisasi identitas.
Mujiman (53) warga setempat berharap program kerja yang dijalankan kalangan pemuda di Rumah Kebangsaan Cipayung Plus bisa bermuara pada terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.
Saran dan petunjuk dari pemikiran para pemuda pada kelompok mahasiswa tersebut mendorong terwujudnya suasana sejuk. Aman dan damai bagi masyarakat agar tidak mudah terpecah belah oleh provokasi menyesatkan.
“Idenya harus bagus dan bermanfaat bagi masyarakat, seta kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.