KUD Gemah Ripah proyeksikan Warung Kita Trirenggo miliki peran strategis di masa mendatang
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA, Cendana News – Akibat terdampak Pandemi Covid-19 selama hampir 2 tahun terakhir, pengembangan unit usaha Warung Kita, yang dijalankan KUD Gemah Ripah Damandiri Trirenggo Bantul sampai saat ini masih belum bisa berjalan secara maksimal.
Meski begitu, KUD Gemah Ripah Trirenggo sebagai Koperasi binaan Yayasan Damandiri, telah memiliki sejumlah rencana untuk mengembangkan dan memajukan unit usaha Warung Kita yang didirikan Yayasan Damandiri sejak 2017 silam ini.
Manager Umum KUD Gemah Ripah Damandiri Trirenggo Bantul, H Ambyah bahkan menyebut unit usaha Warung Kita Trirenggo nantinya akan memiliki peran strategis dalam menjalankan program-program koperasi di masa mendatang baik itu di sektor UMKM hingga di sektor pertanian.
Hal tersebut diungkapkan Ambyah dalam paparan rencana saat kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun Anggaran 2021 bertempat di desa Trirenggo, Selasa (20/12/2022).
Ambyah menjelaskan, Warung Kita merupakan salah satu unit usaha koperasi yang awalnya dibentuk untuk menggerakkan perekonomian warga desa Trirenggo, salah satunya menstimulan usaha-usaha mandiri anggota koperasi.
Sejak awal berdiri, unit usaha Warung Kita, dikonsep sebagai warung grosir dan retail, yang melayani berbagai kebutuhan para anggota koperasi termasuk para pelaku UMKM binaan KUD Gemah Ripah Trirenggo.
Adanya Unit Usaha Warung Kita KUD Gemah Ripah Trirenggo ini diharapkan dapat membantu menekan biaya produksi awal setiap anggota koperasi dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.
Namun dalam perkembangannya, Ambyah menilai unit usaha Warung Kita, sebenarnya dapat dimaksimalkan dengan membuat sejumlah sub atau turunan usaha. Mulai dari Warung Makan, Warung Saprotan (Sarana Produksi Pertanian) dan Warung Usaha Anggota.
“Sub usaha berupa Warung Makan dapat dijalankan guna menambah pemasukan usaha koperasi. Terlebih, Warung Kita berada tepat di depan Lapangan Trirenggo, yang menjadi pusat kuliner di kawasan Bantul dan sekitarnya. Sehingga diharapkan nantinya pemasukan dari usaha warung makan ini dapat digunakan untuk mendukung operasional koperasi, serta pembagian sisa hasil usaha kepada anggota,” ungkapnya.
Sementara sub usaha berupa warung Saprotan dijalankan untuk menyediakan berbagai alat sarana produksi pertanian bagi anggota maupun non anggota koperasi. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pada petani di desa Trirenggo dalam mengakses sarana produksi pertanian, guna memaksimalkan hasil panen komoditas mereka.
Sedangkan Warung Usaha Anggota merupakan sub program Warung Kita yang dijalankan guna mendukung pemasaran berbagai hasil kreasi anggota koperasi kepada konsumen. Khususnya para pelaku UMKM maupun para petani yang telah mampu menjalankan proses pasca panen dengan mengolah hasil komoditas panen mereka.
“Nantinya sub usah ini bisa dijalankan dengan memanfaatkan basis platform digital, maupun dengan membuka offline store di luar Desa Trirenggo. Yakni dengan menggunakan skema kerja sama bagi hasil,” tuturnya.
Dengan berbagai rencana pengembangan tersebut, unit usaha Warung Kita KUD Gemah Ripah Trirenggo, diharapkan dapat semakin maju dan berkembang. Sehingga mampu memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi para anggota. Yang pada akhirnya juga akan mampu memberikan tambahan pemasukan atau pendapatan bagi koperasi.
“Karena itu kita sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak. Baik itu pengurus, anggota koperasi, Yayasan Damandiri selalu pembina, maupun jajaran pemerintah desa Trirenggo,” pungkasnya.