KUD Damandiri Krambilsawit konsisten dampingi masyarakat bangkit dari pandemi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA, Cendana News — Meski menjadi salah satu Koperasi binaan Yayasan Damandiri, yang terdampak pandemi Covid-19 paling parah, KUD SHS Mandiri Krambilsawit tetap menunjukkan eksistensinya dalam membantu warga kurang mampu di desa Krambilsawit Saptosari Gunungkidul.
Koperasi binaan Yayasan Damandiri yang didirikan sejak 2018 ini, terbukti tetap konsisten menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Khususnya di sektor ekonomi dengan memberikan akses permodalan bagi warga miskin melalui unit usaha koperasi ‘Modal Kita’.
Komitmen yang tinggi, juga ditunjukkan jajaran pengurus KUD SHS Mandiri Krambilsawit, dalam mengatasi berbagai persoalan seperti kredit macet yang masih banyak terjadi di kalangan anggota, sebagai dampak bangkrutnya usaha warga selama pandemi Covid-19.
Manager Umum KUD SHS Mandiri Krambilsawit, Antono Putra mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus aktif melakukan proses pencairan pinjaman bagi warga kurang mampu yang menjadi anggota unit usaha ‘Modal Kita’.
Pinjaman modal usaha ini diberikan, dengan proses seleksi yang cukup ketat, guna membantu warga desa agar bisa tetap menjalankan usaha. Serta pulih dari kondisi perekonomian yang sempat lumpuh akibat pandemi Covid-19 2 tahun terakhir.
“Koperasi akan terus melakukan segala daya dan upaya untuk membersamai masyarakat dalam menjalankan usaha mereka yang sempat hancur karena Covid-19. Karena itu telah menjadi komitmen koperasi sejak awal,” ujar Anton.
Dengan keterbatasan personil yang ada, jajaran pengurus KUD SHS Mandiri Krambilsawit juga tak pernah berhenti melakukan penagihan kepada setiap anggota yang mengalami kredit mecet. Bahkan sang Manajer Umum Koperasi, turut melakukan penagihan secara langsung dengan sistem door to door ke rumah-rumah anggota.
“Kita rutin melakukan penagihan ke rumah-rumah warga yang mengalami kredit macet. Meski begitu, kita datang ke rumah warga tidak sekedar melakukan penertiban saja. Namun lebih pada pendampingan secara kekeluargaan, agar mereka tetap semangat menjalankan usaha. Sehingga mampu menjalankan kewajiban untuk melunasi pinjaman,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Yayasan Damandiri aktif melakukan pemberdayaan masyarakat di desa Krambilsawit Saptosari Gunungkidul sejak 2018 silam.
Melalui KUD SHS Mandiri Krambilsawit, pemberdayaan dilakukan dengan menjalankan berbagai program bantuan. Baik itu bantuan sosial, ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan, hingga keagamaan dan sebagainya.
Disamping merenovasi rumah-rumah warga yang tak layak huni lewat program bedah rumah, lantainisasi dan jambanisasi, Yayasan Damandiri, juga gencar mendorong pengembangan usaha warga lewat program pinjaman usaha ‘Modal Kita’ bagi warga kurang mampu.
Program ‘Modal Kita’ sampai saat ini telah berhasil membantu permodalan lebih dari 1.300 warga miskin di desa Krambilsawit. Sayangnya, selama kurun waktu 2020-2021 tak sedikit warga penerima manfaat pinjaman itu mengalami kesulitan menjalankan usaha akibat terdampak pandemi Covid-19. Sehingga membuat mereka mengalami kredit macet.