Jumlah kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, GGAPA terus menurun

Admin

Adapun Rumah Sakit yang sudah mendapatkan distribusi Fomepizole, yaitu RSUD Zainoel Abidin Aceh, RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah, Bali, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.

Kemudian, RSAB Harapan Kita, RSUP Fatmawati, dan RSCM Jakarta, RSUP Hasan Sadikin, RSUD Dr Hafiz dan RSU Hermina Mekarsari, Jawa Barat.

RSUD Bangli dan RSUD Dr Saiful Anwar, Jawa Timur; RSUD Dr Soedarso Pontianak, Kalimantan Barat, RSUD Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah.

RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, Sulawesi Selatan; RSUP Dr M Djamil, Sumatera Barat, RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, dan RSUP H  Adam Malik, Sumatera Utara.

Upaya lain adalah dengan dikeluarkannya petunjuk penggunaan obat sirop kepada anak dalam rangka pencegahan peningkatan kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA).

Surat itu bernomor HK.02.02/III/3515/2022 tertanggal 24 Oktober 2022, yang ditujukan kepada seluruh dinas kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan organisasi profesi kesehatan.

Terbaru, pada tanggal 26 Oktober 2022 Kementerian Kesehatan juga sudah melakukan pembaharuan Keputusan Dirjen Yankes tentang Tata laksana GGAPA di Rumah Sakit No HK.02.02/III/3542/2022, dengan ditambahkan tatalaksana pemberian Fomepizole.

Syahril menekankan, bahwa dukungan seluruh pihak juga sangat menentukan keberhasilan penanganan GGAPA di Indonesia.

Dia berharap semua pihak untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk menyelamatkan nyawa anak Indonesia sebagai prioritas utama.

“Tujuan kita adalah demi kesehatan masa depan anak anak kita,” tutup Syahril.

Lihat juga...