7-10-1990, Presiden Soeharto panen perdana Kedelai di Subang Jawa Barat
MINGGU, 7 OKTOBER 1990, Presiden dan Ibu Soeharto melakukan panen perdana kedelai di desa Mekarjaya, Kecamatan Compreng, Subang, Jawa Barat.
Ikut serta dalam rombongan Presiden pada acara ini adalah Menteri Koperasi Bustanil Arifin dan Menteri Muda Pertanian Syarifuddin Baharsyah.
Pada kesempatan itu, kepada para petani kedelai Presiden mengemukakan bahwa penanaman kedelai hanya boleh dilakukan oleh petani kecil. Sebab, jika pengusaha besar ikut menanam kedelai, maka petani akan kalah dalam persaingan.
Dikemukakan pula oleh Kepala Negara bahwa penanaman kedelai secara intensif dapat mengurangi angka impor yang menghabiskan devisa dalam jumlah yang cukup besar.
Diungkapkannya bahwa setiap tahun Indonesia terpaksa mengimpor 400.000-600.000 ton dengan harga sekitar Rp800,- per kilogram, padahal harga di dalam negeri cuma Rp500,- sekilogramnya.
Dengan demikian, jika Indonesia dapat memenuhi sendiri kebutuhan kedelainya, maka disamping pemerintah dapat menghemat, para petani akan kebagian pendapatan sekitar Rp300 miliar setahun.
Namun dikatakan oleh Kepala Negara bahwa penanaman kedelai itu tidak mudah. Karena itulah pemerintah mengajak pengusaha swasta untuk ikut menanam melalui pola bagi hasil. Untuk itu petani harus mengikuti petunjuk para penyuluh agar usahanya berhasil. (DTS)