Omset Modal Kita Mikro DCML Pasarean Capai Rp2,2 Milyar
BOGOR — Sepanjang tahun 2020, unit Modal Kita KUD Kartini Mandiri Lestari yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Pasarean, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, tercatat mampu menyalurkan dana pinjaman usaha mikro hingga mencapai Rp. 2,216 milyar.
Dana pinjaman modal usaha tersebut disalurkan bagi 1.448 anggota yang tersebar di sebanyak 12 Kelompok di berbagai wilayah. Terdiri dari 11 kelompok yang tersebar di 9 Rukun Warga (RW) di Desa Pasarean Kecamatan Pamijahan, serta 1 Kelompok yang berlokasi di Desa Cimanggu Kecamatan Cibungbulang.
Ini artinya, pemanfaatan pinjaman modal usaha KUD Kartini Mandiri Lestari sebagai bagian program Desa Cerdas Mandiri Lestari, tidak hanya mampu memberikan manfaat bagi warga desa Pamijahan kecamatan Pasarean saja, namun juga bagi warga desa tetangga khususnya Desa Cimanggu Kecamatan Cibungbulang.
“Dari penyaluran pinjaman modal usaha mikro tersebut, Koperasi memperoleh pendapatan jasa sebesar Rp323.467.500. Sayangnya akibat kendala pandemi berkepanjangan, tingkat NPL atau tunggakan yang belum tertagih dari anggota juga masih cukup besar. Yakni mencapai Rp79.336.084,” ujar Manajer Umum KUD Kartini Mandiri Lestari, Hamidah Rahmah, di sela acara Rapat Anggota Tahunan RAT Tahun Buku 2020 belum lama ini.
Hamidah sendiri berharap, seiring menurunnya kasus Covid-19 serta mulai pulihnya kondisi perekonomian masyarakat pada tahun 2021-2022 ini besaran jumlah tunggakan anggota tersebut dapat semakin menurun. Sehingga pemanfaatan dana pinjaman modal usaha yang dikelola unit Modal Kita KUD Kartini Mandiri Lestari, dapat semakin dirasakan secara luas oleh warga lainnya.
Sebagaimana diketahui Modal kita Mikro merupakan Program pembiayaan bagi anggota Koperasi binaan Yayasan Damandiri, yang fokus melayani masyarakat miskin yang belum tersentuh akses permodalan dari program pemerintah seperti KUR. Sebagai bagian program pemberdayaan Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), akses pinjaman mikro ini memiliki plafon mencapai Rp. 2-5 juta, per anggota.
Setiap anggota yang memanfaatkan pinjaman mikro ini akan dikenakan Jasa Koperasi sebesar 18 persen dengan Pola Kelompok/Tanggung Renteng. Dimana Jasa Koperasi tersebut dibagi 3 yaitu 6 persen Jasa untuk KBSM, 6 persen untuk Koperasi DCML, 4 persen untuk Kelompok dan 2 persen untuk sarana Kelompok. Pola pembagian ini telah disepakati sesuai MOU antara Koperasi DCML dengan Yayasan Damandiri.
Khusus di Koperasi KUD Kartini Mandiri Lestari DCML Pasarean, Modal Kita Mikro telah melayani pinjaman sebanyak 1.448 Orang dan penabung 564 Orang dari total anggota 2.012 Orang pada tahun 2020. Jumlah ini tercatat terus meningkat dibandingkan periode sebelumnya sejak KUD Kartini Mandiri Lestari pertama kali didirikan pada sekitar tahun 2018 silam.