Omset Modal Kita Kecil Multiguna KUD Kartini Mandiri Lestari Capai Rp150 Juta

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BOGOR — Selain aktif membantu akses pinjaman modal bagi warga miskin melalui program pembiayaan modal kita mikro, KUD Kartini Mandiri Lestari yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri di DCML Pasarean, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, selama ini juga aktif memberikan akses pinjaman modal bagi warga kelompok menengah ke atas.

Pinjaman modal ini disebut dengan Modal Kita Kecil Multiguna. Manager Umum KUD Kartini Mandiri Lestari Hamidah Rahmah menjelaskan Modal Kita Kecil Multiguna merupakan program pembiayaan kepada anggota menegah ketas yang difokuskan bukan untuk modal kerja, tetapi lebih kepada kebutuhan konsumtif berupa kebutuhan barang rumah tangga.

Tak seperti program Modal Kita Mikro yang memiliki plafon Rp2-5juta per nasabah, program pembiayaan Modal Kita Kecil Multiguna ini memiliki plafon pinjaman lebih besar, yakni rata-rata Rp2-10 juta. Jika setiap nasabah Modal Kita Mikro dikenai jasa sebesar 18 persen per orang, maka pada program Modal Kita Kecil Multimedia ini setiap nasabah dikenakan jasa 25%.

Hingga tahun 2020, jumlah pemanfaatan program pembiayaan Modal Kita Kecil Multiguna di KUD Kartini Mandiri Lestari sendiri tercatat telah menyasar sebanyak 65 Orang Anggota. Yakni dengan omset perputaran sebesar Rp150juta dan pendapatan jasa sebesar Rp. 22.717.500 dengan Tingkat NPL 0 persen atau tanpa tunggakan sama sekali.

“Modal yang digunakan untuk program pembiayaan Modal Kita Kecil Multiguna ini murni dari modal koperasi, baik itu dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota. Karena modal koperasi masih terbatas, maka jumlah pemanfaatannya juga masih sangat terbatas,” katanya.

Tak seperti Modal Kita Mikro yang memiliki tungkakan pembayaran angsuran akibat pandemi Covid-19, program pembiayaan Modal Kita Kecil Multiguna ini relatif lebih lancar, atau tanpa tunggakan sama sekali. Hal ini disebabkan karena pemanfaat Modal Kita Kecil Multiguna ini merupakan kelompok keluarga menegah ke atas (sejahtera 3-4) yang ekonominya lebih mapan. Selain itu, Modal Kita Kecil Multiguna juga menerapkan sistem agunan.

“Kita harapkan, ke depan ada tambahan modal bagi koperasi sehingga, perputaran dana pada program pembiayaan Modal Kita Kecil Multiguna ini juga bisa lebih besar,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui Yayasan Damandiri menetapkan desa Pasarean Pamijahan Bogor Jawa Barat sebagai desa binaan sejak akhir 2018 lalu. Melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Yayasan bentukan HM Soeharto ini aktif melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan baik itu di bidang ekonomi pendidikan kesehatan lingkungan maupun sosial.

Selain mendirikan KUD Kartini Mandiri Lestari sebagai motor penggerak ekonomi, Yayasan Damandiri juga mengelontorkan dana untuk menjalankan sejumlah unit usaha berupa itu Warung Kita, hingga unit usaha Modal Kita sebagai akses permodalan bagi warga dalam memulai dan mengembangkan usahanya.

Dalam unit usaha Modal Kita, KUD Kartini Mandiri Lestari menjalankan dua program pembiayaan bagi warga desa. Yakni Modal Kita Mikro yang lebih diperuntukkan bagi warga miskin atau kurang mampu serta Modal Kita Kecil Multiguna bagi warga kalangan menengah ke atas.

Melalui sejumlah program pemberdayaan inilah diharapkan, kondisi ekonomi masyarakat desa Pasarean Pamijahan Bogor dapat semakin meningkat. Selain mampu meningkatkan pendapatan warga hal ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat menjadi lebih baik.

Lihat juga...