NPL di Bawah 7 Persen, KUD Amanah Galunggung Mandiri Dinilai Berhasil Atasi Kendala Selama Pandemi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
TASIKMALAYA — Unit usaha Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri DCML Cilampunghilir Tasikmalaya Jawa Barat diketahui mampu menekan angka NPL/kredit macet hingga mencapai 6 persen selama pandemi Covid-19 dua tahun terakhir.
Capaian ini, dinilai cukup bagus mengingat angka NPL tersebut masih berada di bawah kisaran 10 persen, meski selama 2 tahun terakhir kondisi KUD Amanah Galunggung Mandiri diketahui sangat terdampak pandemi Covid-19.
Manager Umum KUD Amanah Galunggung Mandiri, Yana Khairul Taufik Ismail menyebutkan, angka NPL 6 persen tersebut dimungkinkan bisa terjadi salah satunya disebabkan karena faktor perputaran modal koperasi yang masih cukup bagus. Yakni mencapai Rp100 juta per bulan, sepanjang tahun 2021 kemarin.
“Selama pandemi mayoritas nasabah koperasi, hanya kita wajibkan untuk membayar jasa pinjaman saja. Sementara untuk pembayaran cicilan pokok kita tangguhkan. Meski pemasukan koperasi menurun drastis. Namun paling tidak, kita tetap bisa menekan angka NPL koperasi,” ujarnya.
Dengan capaian ini, unit usaha simpan pinjam Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri sendiri dikategorikan sebagai salah satu koperasi binaan Yayasan Damandiri, yang tergolong berhasil mengatasi kendala selama pandemi. Sehingga dimungkinkan mendapatkan suntikan dana tambahan.
“Alhamdulillah kita dinilai sebagai salah satu Koperasi DCML yang cukup berhasil bertahan selama pandemi. Dimana tingkat NPL masih di bawah angka 10 persen. Sehingga dimungkinkan masih bisa mendapat suntikan modal tambahan. Saat ini kita sendiri sudah mengajukan proposal penambahan modal tersebut. Semoga bisa segera di ACC, sehingga tahun ini kita bisa mengejar perputaran modal yang sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui Yayasan Damandiri menetapkan desa Cilampunghilir Padakembang Tasikmalaya Jawa Barat sebagai desa binaan sejak tahun 2019 lalu. Melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Yayasan bentukan HM Soeharto ini aktif melakukan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mendirikan KUD Amanah Galunggung Mandiri selalu pelaksana program di tingkat desa.
Lewat unit usaha Modal Kita, KUD Amanah Galunggung Mandiri aktif memberikan akses permodalan bagi warga desa Cilampunghilir. Hingga pertengahan tahun 2021 lalu, KUD Amanah Galunggung Mandiri bahkan tercatat telah mampu memberikan akses permodalan bagi sebanyak 1021 warga kurang kurang mampu.
Jumlah itu mencakup 75 pesen dari total sebanyak 1344 anggota koperasi, serta 42 persen dari total sebanyak 2426 KK warga desa yang terletak di kawasan sisi tenggara Gunung Galunggung Jawa Barat tersebut. Mendapatkan gelontoran dana pinjaman mencapai Rp2,276 milyar dari Yayasan Damandiri, hingga saat ini, perputaran modal unit usaha Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri sendiri diketahui telah mencapai Rp3 milyar lebih.
Diharapkan melalui akses pinjaman modal usaha inilah, kondisi perekonomian warga miskin desa dapat terangkat. Dimana warga miskin yang selama ini sulit memperoleh modal usaha di bank, bisa memilih usaha. Yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan mereka.