Selama Libur Nataru, Pengunjung Cafe Dieng Kulon Capai 200 Orang per Hari

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANJARNEGARA — Seperti halnya Dieng Garden, unit usaha KUD Pelita Sejahtera Mandiri yakni Warung Kita/Cafe Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, diketahui mengalami kenaikan jumlah pengunjung selama masa libur Natal dan tahun baru kemarin.

Manager Usaha Dieng Garden, KUD Pelita Sejahtera Mandiri, Bagus Ramadhani. Foto: Jatmika H Kusmargana

Manager Usaha Dieng Garden, KUD Pelita Sejahtera Mandiri, Bagus Ramadhani, menyebut selama masa libur nataru kemarin, jumlah pengunjung Warung Kita Dieng Kulon tercatat meningkat dibandingkan hari-hari biasa. Saat akhir pekan jumlah pengunjung di Cafe Damandiri ini bahkan tercatat bisa mencapai 200 orang per hari.

Meski begitu, KUD Pelita Sejahtera Mandiri, selaku pengelola, menyebut keberadaan unit usaha Warung Kita Dieng Kulon ini dinilai belum bisa berjalan secara maksimal. Hal itu ditunjukkan dengan masih minimnya jumlah pengunjung pada hari-hari biasa. Pihak pengelola pun lebih memilih untuk menutup operasional di hari biasa, dan hanya membukanya saat akhir pekan atau masa liburan.

“Seperti halnya Dieng Garden, Cafe Damandiri Dieng Kulon sampai saat ini bisa dikatakan belum bisa menghasilkan keuntungan bagi KUD. Pendapatan yang didapat paling hanya cukup untuk menutup biaya operasional saja. Karena itu kita selaku pengelola terus melakukan evaluasi,” ujar Bagus Ramadhani.

Bagus menyebut ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab kurang maksimalnya Cafe Damandiri sebagai salah satu unit usaha KUD Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon. Pertama, karena Cafe Damandiri merupakan warung yang terbilang masih relatif baru. Sehingga belum banyak dikenal dan diketahui masyarakat umum.

Selain itu lokasi Cafe Damandiri yang berada di jalur mati/buntu. Yakni antara jalan raya Dieng dan lokasi parkir Candi Arjuna. Membuat cefe ini tidak bisa seramai dengan cafe-cafe maupun warung makan dan restoran lain yang terletak di tepi jalan raya Dieng.

Apalagi konsep pembangunan cafe Damandiri ini juga dibuat dengan pagar tinggi di sekelilingnya. Sehingga membuatnya seolah tersembunyi atau kurang terlihat oleh pengunjung maupun wisatawan. Terbukti dengan cukup sulitnya menemukan lokasi objek cafe ini.

“Kita sebenarnya sudah memasang banner ataupun spanduk, namun memang karena taman yang dijual tidak terlihat, maka kurang dapat menarik pengunjung ataupun wisatawan,” ungkapnya.

KUD Pelita Sejahtera Mandiri selaku pengelola , mengaku akan terus melakukan evaluasi untuk bisa menarik lebih banyak pengunjung. Salah satunya adalah dengan bekerjasama dengan pihak lain untuk membuka usaha jasa catering bagi para wisatawan.

Sebagaimana diketahui, sejak 2018 Ialu, Yayasan Damandiri menetapkan Desa Dieng Kulon sebagai desa binaan program Desa Cerdas Mandiri Lestari. Lewat program ini yayasan yang didirikan Presiden kedua RI, HM Soeharto berupa mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Dieng Kulon melalui berbagai program pemberdayaan.

Selain mendirikan koperasi jasa KUD Pelita Sejahtera Mandiri sebagai motor penggerak ekonomi, Yayasan Damandiri juga memberikan akses pinjaman modal usaha bagi warga miskin melalui program Modal Kita. Sementara di sektor pariwisata, Yayasan Damandiri mendirikan dua unit usaha sekaligus yakni objek wisata Taman Bunga Dieng Garden serta Warung Cafe Damandiri di lahan seluas 2700 meter persegi.

Mulai dibangun awal tahun 2020 lalu dan selesai Januari 2021, Keberadaan Warung Cafe Damandiri ini diharapkan mampu menjadi salah satu alternatif tempat kuliner baru di kawasan wisata dataran tinggi Dieng khususnya di DCML Dieng Kulon.

Lihat juga...