Perhutani Inginkan Bukit Soeharto Jadi Wisata Andalan di Ponorogo
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
PONOROGO — Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Madiun sebagai salah satu pengelola unit kelola sumberdaya hutan Perum Perhutani divisi regional wilayah Jawa Timur menyatakan mendukung penuh upaya yang dilakukan Yayasan Damandiri melalui Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera Badegan, dalam mengembangkan Bukit Soeharto sebagai kawasan objek wisata baru di wilayah Ponorogo.
Pasalnya sejak dibuka sekitar pertengahan tahun 2021 lalu, objek wisata Bukit Soeharto, yang terletak di Jalan Nasional Wonogiri-Ponorogo, tepatnya di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Badegan itu telah terbukti mampu berkontribusi menggerakkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Kasi Produksi dan Ekowisata KPH Madiun, Darmali mengatakan, sebagai perusahaan pemerintah, pihaknya selalu terbuka terhadap berbagai kemungkinan kerjasama dengan berbagai pihak untuk membangun dan mengembangkan kawasan hutan, baik itu dengan investor, Lembaga Masyarakat Hutan Desa (LMHD) atau koperasi. Terlebih jika kerjasama tersebut bisa memberikan manfaat bagi semua stakeholder.
“Kita melihat Bukit Soeharto ini perkembangan sangat bagus. Bahkan keberadaan Bukit Soeharto di Ponorogo ini mampu mendongkrak pendapatan perkapita masyarakat sekitar. Baik itu dengan membuka lapangan kerja baru, maupun menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga kita sangat mendukung pengembangan Bukit Soeharto ini,” ungkapnya.
Menurut Darmali, pihaknya selama ini telah menjalin kerjasama yang baik dengan pihak-pihak terkait dalam mengembangkan kawasan hutan Bukit Soeharto. Yakni melalui perjanjian kerjasama baik itu dengan Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera Badegan maupun LMDH setempat selaku investor. Bahkan pihaknya menyatakan objek wisata Bukit Soeharto ke depan diharapkan dapat menjadi andalan sekaligus ikon Perum Perhutani dalam pengembangan kawasan hutan di wilayah tersebut.
“Kita harapkan Bukit Soeharto ini bisa jadi andalan. Terlebih kita juga berencana mengembangakannya menjadi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) wilayah Ponorogo,” katanya.
Sebagaimana diketahui, kawasan objek wisata Bukit Soeharto yang terletak di Jalan Nasional Wonogiri-Ponorogo tepatnya desa Badegan Ponorogo Jawa Timur, merupakan salah satu contoh keberhasilan program Yayasan Damandiri dalam memberdayakan perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata.
Lewat program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), Yayasan Damandiri yang dibentuk Presiden ke 2, RI HM Soeharto itu, mampu menyulap kawasan Bukit Soeharto yang sebelumnya terbengkalai menjadi objek wisata ramai pengunjung. Selain mampu menjadi magnet wisata baru di Ponorogo, keberadaan Bukit Soeharto ini juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Terbukti dengan banyaknya warga masyarakat sekitar yang bisa mendapatkan penghasilan, baik itu dengan mengelola jasa parkir, berjualan makanan, oleh-oleh, hingga usaha lainnya di kawasan objek wisata Bukit Soeharto.