Keterbatasan Lahan Parkir Setiap Akhir Pekan Jadi PR Pengembangan D’Garden Cafe
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BOYOLALI — Keterbatasan lahan parkir menjadi salah satu PR sekaligus tantangan bagi Koperasi Sahabat Damandiri Samiran, selaku pengelola, dalam mengembangkan unit usaha Taman Bunga Merapi Garden serta D’Garden Cafe yang terletak di Desa Cerdas Mandiri Lestari DCML Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah.
Setiap memasuki akhir pekan ataupun masa liburan, kawasan lereng gunung Merbabu yang dikembangkan Yayasan Damandiri sebagai daerah wisata sejak 2017 silam ini selalu ramai dan dipenuhi wisatawan maupun pengunjung asal luar daerah.
Selain mendatangi sejumlah objek wisata yang ada, mereka juga kerap memadati kawasan ini untuk mengunjungi sejumlah homestay maupun warung makan, restoran ataupun cafe yang banyak bermunculan dan tersebar di titik lokasi wisata favorit Desa Cerdas Mandiri Lestari DCML Samiran ini.
“Saat ini, untuk tahap awal, kapasitas D’Garden Cafe mencapai sekitar 200 orang per hari. Jumlah ini sebenarnya bisa ditingkatkan lagi. Hanya saja memang kita terkendala lahan parkir yang terbatas. Karena saat akhir pekan atau masa liburan, lokasi parkir selalu penuh. Bahkan sejumlah kendaraan pengunjung harus parkir di sepanjang jalan kampung,” ujar Manajer Umum Koperasi Sahabat Damandiri Samiran Bayu Pramana belum lama ini.
Bayu mengatakan pihaknya saat ini belum bisa fokus mengatasi persoalan keterbatasan lahan parkir ini, karena masih membangun dan mengembangkan sub unit usaha D’Garden Cafe yang belum sepenuhnya rampung.
Terlebih, sebelumnya Koperasi Sahabat Damandiri Samiran juga baru saja menyelesaikan pembangunan jalan kampung yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk kendaraan pengunjung ke sejumlah unit usaha koperasi, baik itu Kampung Homestay Damandiri, Warung Kita Damandiri, maupun objek wisata Merapi Garden dan D’Garden Cafe.
“Sebelumnya, jalan kampung yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk kendaraan pengunjung memuju lokasi wisata DCML Samiran ini, rusak cukup parah. Sehingga kita bersama-sama pemerintah desa Samiran, berupaya memperbaiki jalan ini. Alhamdulillah saat ini sudah rampung. Dimana sepanjang jalan sudah mulus setelah di aspal seluruhnya,” katanya.
Koperasi Sahabat Damandiri Samiran, selaku pengelola objek wisata Merapi Garden serta D’Garden Cafe sendiri, sebenarnya telah memiliki sejumlah rencana untuk mengembangkan unit usaha koperasi ini. Baik itu membangun camping area, membangun campfire atau tempat membakar api unggun, hingga menyiapkan panggung/tempat untuk live music.
“Sebenarnya kita sudah memiliki banyak rencana pengembangan. Hanya saja karena keterbatasan modal, saat ini kita belum bisa merealisasikannya secara sekaligus. Harus bersabar, harus pelan-pelan, sambil jalan, dan menunggu modal terkumpul. Semoga ada investor yang mau membantu,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Koperasi Sahabat Damandiri Samiran yang merupakan koperasi binaan Yayasan Damandiri, baru saja membuka sub unit usaha baru, berupa D’Garden Cafe yang berada di kompleks objek wisata Taman Bunga Merapi Garden pada akhir tahun 2021 lalu. Meski baru dibuka selama 2 hari, cafe modern ala Eropa ini tercatat telah mampu menarik jumlah pengunjung hingga mencapai 1.200 orang.
Selain menjadi sumber pemasukan baru bagi Koperasi yang cukup menjanjikan, keberadaan D’Garden Cafe ini juga menjadi bukti keseriusan sekaligus konsistensi Koperasi Sahabat Damandiri Samiran, dalam mengembangkan dan memajukan perekonomian kawasan Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Samiran melalui sektor pariwisata sejak 2017 silam. Hal ini sejalan dengan tujuan awal program pemberdayaan Yayasan Damandiri, yakni untuk menyejahterakan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan di desa Samiran.