Bantuan Renovasi Hemat Uang Infak dan Kas Musala Nur Iman 

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Meski terbilang cukup kecil dengan luas hanya sekitar 6×6 meter persegi, Musala Nur Iman di dusun Cepoko RT 04, Desa Trirenggo, Bantul, selama ini menjadi tujuan utama warga sekitar untuk melakukan kegiatan ibadah setiap hari. 

Pada waktu salat, musala ini selalu dipenuhi jemaah yang datang untuk melaksanakan salat berjamaah. Sayangnya, selama ini kondisi tempat wudhu dan kamar mandi musala ini terbilang kurang layak.

Hal ini tak jarang membuat warga sekitar enggan memanfaatkan fasilitas tempat wudhu dan kamar mandi musala, dan lebih memilih menggunakan kamar mandi dan tempat wudhu di rumah masing-masing.

“Sebelumnya, kondisi kamar mandi dan wc serta tempat wudhu musala ini, dinding dan lantainya tidak rapi dan kurang bersih. Selain dindingnya belum diplester, lantainya juga masih berupa plester semen atau pasir kasar yang belum diaci,” ujar pengelola Musala Nur Iman, Sumantri.

Selain tampak kotor karena berlumut dan kusam, kondisi tersebut juga membuat fasilitas tempat wudhu dan kamar mandi Musala Nur Iman menjadi tidak nyaman digunakan serta kurang sedap dipandang mata.

Pengelola Musala Nur Iman, Sumantri, menunjukkan kondisi musala sebelum mendapatkan bantuan program renovasi masjid dan musala dari Yayasan Damandiri, melalui KUD Gemah Ripah Trirenggo, Bantul, Yogyakarta. –Ist.

Namun pada awal November 2021 lalu,  Musala Nur Iman mendapatkan bantuan program renovasi masjid dan musala dari Yayasan Damandiri melalui Koperasi Gemah Ripah Trirenggo Bantul. Memanfaatkan dana bantuan Rp3 juta, musala ini direnovasi, khususnya pada bagian tempat wudhu dan kamar mandi.

Selain seluruh tembok dan lantainya dikeramik, sejumlah peralatan kamar mandi serta tempat wudhu juga diganti dengan yang baru. Di antaranya seperti keran air, jamban, bak tampungan, pintu kamar mandi, dan sebagainya.

“Alhamdulillah, kini setelah direnovasi, lantai kamar mandi serta tempat wudhu menjadi jauh lebih bersih dan rapi. Tentu kita sebagai pengurus maupun jemaah sangat senang dan merasa terbantu,” ujar Sumantri.

Selain kamar mandi dan WC serta tempat wudhu kini menjadi lebih bersih dan rapi, menurut Sumantri adanya program bantuan renovasi rumah ibadah dari Yayasan Damandiri ini juga membuat uang kas/infak musala bisa dialokasikan ke pos-pos lain untuk kemakmuran musala.

“Semoga koperasi dan yayasan bisa terus mendampingi masyarakat, lembaga, organisasi des,a terutama lapisan bawah. Sehingga benar-benar memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi warga,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Yayasan Damandiri menjalankan program renovasi masjid dan musala di Desa Trirenggo, Bantul, pada awal November 2021. Satu masjid dan 3 musala  menerima program renovasi rumah ibadah dari Yayasan Damandiri ini.

Keempatnya tercatat menerima bantuan berupa renovasi toilet dan tempat wudhu secara menyeluruh, dengan total anggaran mencapai Rp13.213.500.

Dilaksanakan oleh Koperasi Gemah Ripah Trirenggo Bantul, program bantuan renovasi ini merupakan bagian upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan sejak 2017. Baik itu di bidang ekonomi pendidikan kesehatan maupun lingkungan.

Lihat juga...