Modal Kita Bantu Ngatira Jalankan Usaha Kue Basah

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MALANG — Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) terus menebar manfaat kepada warga Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Kedungkandang Kota Malang. Melalui program pinjaman modal usaha Modal Kita, Yayasan yang didirikan Presiden Soeharto ini memberikan peluang kepada masyarakat untuk memulai maupun mengembangkan usahanya.

Hal ini pula yang dirasakan Ngatira, salah satu penerima manfaat dari Modal Kita. Menurutnya, kehadiran pinjaman modal usaha ini sangat membantu keberlangsungan usaha kue basah yang ia jalankan selama ini.

Disebutkan, sejak menjadi anggota Koperasi Unit Desa (KUD) Suluh Sejahtera Mandiri, Ngatira tercatat telah mengajukan dua kali pinjaman.

“Pinjaman pertama dua juta. Kemudian pinjaman berikutnya naik satu juta menjadi tiga juta rupiah,” sebutnya kepada Cendana News.

Menurutnya, pinjaman uang tersebut ia gunakan untuk manambah modal usaha kue basah agar bisa tetap berjalan. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga sekarang.

“Selama pandemi pembelinya memang berkurang. Tapi Alhamdulillah pembayaran angsuran tetap lancar, karena meskipun tidak punya uang, yang namanya hutang harus tetap dibayar. Tetap harus dicarikan uang agar bisa membayar angsuran,” ucapnya.

Diceritakan Ngatira, membuat kue basah sudah menjadi rutinitasnya selama ini. Aneka kue seperti nagasari, lemet, dan kue bugis setiap hari ia buat untuk dijual kembali di daerah Dinoyo.

“Setiap hari saya bisa membuat sekitar 500 biji kue basah dengan harga seribu rupiah per biji,” sebutnya.

Menurutnya, dari 500 biji kue yang ia buat tersebut, tidak jarang ada beberapa kue yang terpaksa dikembalikan karena tidak laku terjual. Apalagi pada saat pandemi covid-19.

“Jualannya memang tidak bisa selalu habis kalau sepi pembeli. Kue yang tidak laku biasanya dikembalikan. Dari 500 biji itu yang dikembalikan sekitar 50 biji. Tapi kalau pembelinya ramai, tidak ada kue yang dikembalikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala unit Modal Kita KUD Suluh Sejahtera Mandiri, Sufi Chusnianingsih, mengatakan, Ibu Ngatira termasuk salah satu anggota koperasi yang tertib dalam pembayaran angsuran. Bahkan pada saat kondisi pandemi.

“Beliau meskipun pandemi masih bisa menyisihkan uang untuk membayaran angsuran. Jadi selama ini tidak ada tunggakan,” pungkasnya.

Lihat juga...