Sayuran dan Buah Alternatif Menu Rutin Kaya Manfaat
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Perubahan cuaca yang kerap terjadi di wilayah Lampung berimbas daya tahan menurun. Sebagai penjaga stamina tubuh warga memilih konsumsi sejumlah bahan makanan sehat kaya vitamin.
Sayuran hijau, berbagai jenis buah segar jadi pilihan bagi warga kala pandemi. Samijan, salah satu petani mengaku standar sayuran hijau segar, sehat diperoleh dari tata budidaya yang benar.
Samijan dan sejumlah petani sayuran di Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung menyebut sayuran sehat jadi pilihan. Budidaya sayuran sehat sebutnya dilakukan dengan menerapkan norma budidaya baik (NBB). Budidaya dilakukan olehnya agar aman konsumsi, produksi berkelanjutan, ramah lingkungan. Memakai pupuk organik tanpa bahan kimia menjadikan hasil sayuran miliknya disukai pelanggan.
“Semakin meningkatnya kesadaran akan konsumsi makanan sehat dilakukan oleh pengepul, pelanggan dengan melakukan survei ke lahan pertanian sehingga mendapatkan kepastian produk sayuran yang sehat, segar bahkan bisa melakukan panen langsung di kebun,” terang Samijan saat ditemui Cendana News, Jumat (6/8/2021).
Kaya akan gizi, vitamin C dengan manfaat melawan paparan radikal bebas membuat permintaan sayuran tinggi. Samijan bilang sayuran kaya akan antioksidan tersebut diperoleh dari penerapan norma budidaya baik atau dikenal good agriculture practice (GAP). Penggunaan pupuk organik, sistem penyiraman kocor tanpa bahan kimia menjadikan sayuran sehat.
Pelanggan sebut Samijan memiliki standar untuk sayuran yang dihasilkannya. Jenis sayuran selada, bayam, pakcoy, kangkung dibudidayakan untuk bisa dipanen beberapa pekan. Hasilnya produk pertanian sebutnya dipastikan sehat tanpa disemprot herbisida, pestisida. Namun meski demikian petani tetap melakukan pembersihan sayuran dengan cara mencuci.
“Memanfaatkan air sumur sebagai pembersih sayuran bertujuan agar tanah yang menempel luruh,” sebutnya.

Pedagang sayuran dan buah di Jalan Imam Bonjol, Tanjung Karang, Hasanah, mengaku sayuran dan buah segar banyak diminati. Sejumlah sayuran diperoleh dari wilayah Tanjung Senang dan berbagai buah dari wilayah Lampung Selatan. Sayuran hijau sebutnya oleh sebagian pelanggan banyak digunakan untuk bahan pembuatan jus. Berbagai cara mengolah sayuran untuk bisa digunakan sebagai asupan peningkat daya tahan tubuh.
“Sayuran berwarna hijau bisa jadi pelengkap untuk jus buah dengan warna merah, kuning yang bagus untuk tubuh,” bebernya.
Kebutuhan asupan buah sebut Hasanah dilakukan bervariasi. Sebagian pelanggan sebutnya memanfaatkan buah melon, semangka, nanas dan mangga. Puncak masa panen buah mangga sebutnya menjadikan masyarakat lebih kreatif dalam menyediakan asupan makanan bervitamin C. Vitamin C yang berguna menjaga kesehatan tubuh dikombinasikan dengan konsumsi sayuran rutin, seimbang.
Konsumsi buah, sayuran secara rutin dan seimbang dilakukan oleh Cong Sui Ni, warga Teluk Betung. Wanita yang bekerja dalam dunia kecantikan tersebut mengaku asupan vitamin A, C, dan E bersumber dari sayuran dan buah lebih aman. Komposisi asupan buah, sayuran bisa diperoleh melalui variasi olahan berkonsultasi dengan dokter gizi. Sebab asupan buah, sayuran seimbang perlu dilakukan terjadwal.
“Daripada membeli multivitamin yang telah dibuat dalam bentuk kapsul, konsumsi buah dan sayuran lebih tepat,” ulasnya.
Jenis sayuran yang kerap digunakan untuk menu konsumsi seimbang sebut Cong Sui Ni berupa selada, bayam, lobak, bit dan brokoli. Berbagai jenis sayuran tersebut diolah melalui proses penghalusan. Agar lebih memiliki rasa yang pas di lidah ia menambahkan buah semangka, melon dan sirsak. Dikonsumsi secara rutin, seimbang sebutnya tetap dilengkapi dengan aktivitas fisik dengan jogging dan senam aerobik.