Jubir Covid-19 Sikka Akui Baru 24 Persen Warga Divaksin
Editor: Makmun Hidayat
MAUMERE — Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakui jumlah warga yang mendapatkan vaksin Covid-19 baru mencapai sekitar 24-an persen saja.
“Baru sekitar 24 persen warga yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 merek Sinovac,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, dr. Clara Yosefine Francis, MH saat ditemui di kantornya, Jumat (6/8/2021).
Clara menyebutkan, persentase tersebut berdasarkan jumlah warga yang telah mendapatkan suntikan vaksin Sinovac tahap pertama maupun tahap kedua.

Ia paparkan, jumlah warga yang telah mendapatkan suntikan vaksin tahap pertama sebanyak 24.210 orang sementara tahap kedua sudah diikuti oleh 12.591 orang.
Dengan begitu kata dia, baru sebanyak 36.801 warga sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dari sekitar 228 ribu penduduk Kabupaten Sikka.
“Program vaksinasi terus dilakukan untuk tahap pertama dan tahap kedua hingga akhir Desember 2021. Kita masih menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat,” ucapnya.
Sementara untuk Tenaga Kesehatan (Nakes), Clara mengakui, sedang menanti proses vaksinasi tahap kedua yang memang dikhususkan bagi Nakes.
Pihaknya pun melalui Dinas Kesehatan sedang melakukan pendataan Nakes yang telah 6 bulan mendapatkan suntikan vaksin tahap kedua.
Sekretaris Dinas Kesehatan ini menjelaskan, Nakes yang akan mendapatkan suntikan vaksin tahap ketiga diprioritaskan bagi mereka yang dalam melakukan pelayanan banyak kontak dengan masyarakat umum.
“Jumlah vaksin yang akan dikirim ke Kabupaten Sikka jumlahnya terbatas sehingga kami akan mendistribusikan ke setiap Puskesmas agar ada pemerataan warga yang divaskin,” ucapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1603/Sikka, Letkol Infantri Muhammad Jafar mengatakan, pihaknya akan mengadakan vaksinasi tahap kedua besok, Sabtu (7/8) yang dikhususkan bagi 250 warga.
Jafar menyebutkan, pihaknya mendapatkan vaksin Sinovac dari Detasemen Kesehatan Wilayah Korem 161/Wirasakti Kupang sebanyak 50 vial sebanyak 500 dosis untuk vaksinasi tahap pertama dan kedua.
“Kami mendapatkan 500 dosis sehingga dilakukan vaksinasi yang diikuti juga oleh masyarakat umum. Untuk sementara belum ada penambahan vaksin lagi,” ucapnya.