Peringati Kemerdekaan, Warga VBT Gandeng Unisma Gelar Vaksinasi
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
MALANG — Bertepatan dengan hari kemerdekan ke 76 tahun Indonesia, warga Vila Bukit Tidar (VBT) bekerjasama dengan Universitas Islam Malang (Unisma) dan RSI Unisma menggelar vaksinasi kemerdekaan bagi warganya.
Ketua RW 11 VBT, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, kota Malang, Yudi Purwanto, menyebutkan ada sebanyak 700 dosis vaksin Sinovac yang diberikan kepada warga.
Menurutnya, selama ini melihat pelaksanaan vaksin di luar selalu terjadi antrian yang panjang. Karenanya ia bersama Satgas Covid-19 VBT berpikir bagaimana caranya agar semua warganya bisa mendapatkan vaksin dan pelaksanaanya bisa dilakukan disekitar warga.
“Kebetulan rektor Unisma ini merupakan salah satu warga saya, jadi saya minta tolong ke pak rektor agar bisa melaksanakan vaksinasi di VBT. Alhamdulillah gayung bersambut,” ucapnya di balai RW, Selasa (17/8/2021).
Agar dalam pelaksanaan vaksinasi tidak terjadi antrean panjang yang mengakibatkan kerumunan, masing-masing RT telah diberi jadwal waktu kapan warganya bisa datang ke lokasi vaksin.
“Jadi warga yang datang ke lokasi vaksin sudah ditentukan waktunya per RT. Kalau RT ini semua warganya sudah divaksin, gantian RT berikutnya yang datang ke lokasi vaksin,” jelasnya. Total ada 20 RT yang mengikuti vaksin kali ini, imbuhnya.
Lebih lanjut, Ketua satgas COVID-19 VBT, Akhmad Muwafik Saleh, S.sos, menjelaskan, kegiatan vaksinasi kemerdekaan ini merupakan hasil sinergi kerjasama antara VBT dengan Unisma yang kebetulan dilaksanakannya bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia.
“Harapan kami ini bisa menjadi hadiah kemerdekaan bagi warga di VBT karena sejatinya kemerdekaan itu adalah merdeka dari seluruh hal yang mampu membuat dirinya menjadi tidak nyaman. Dalam hal ini adalah kemerdekaan kesehatan,” ungkapnya.
Menurutnya, warga yang ikut vaksinasi kali ini bisa jadi yang kesulitan mendapatkan vaksin di luar. Jadi karena banyak keterbatasan pada saat penyelenggaraan vaksinasi di luar dengan antrian yang panjang dan segala macam permasalahannya, maka ini merupakan suatu berkah bagi warga VBT sehingga bisa melaksanakan vaksinasi sendiri yang difasilitasi oleh Unisma.
“Kemungkinan VBT ini satu-satunya yang mengadakan vaksinasi dalam jumlah yang besar dalam lingkup RW,” sebutnya.
Menariknya, selain antusiasme yang tinggi dari warga untuk mendapatkan vaksin, seluruh warga VBT ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan vaksinasi. Mulai dari menyediakan konsumsi sampai dengan menyediakan suplemen bagi peserta vaksin. Ini semua dilakukan secara sukarela tanpa diminta.
“Jadi semua warga ikut terlibat dalam menyukseskan penyelenggaraan vaksinasi kali ini,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Muwafik, dari tim Satgas covid-19 VBT sudah melakukan banyak hal bagi warga. Mulai dari menyelamatkan lingkungan dengan rutin melakukan disinfektan. Kemudian melakukan pemberdayaan ekonomi bagi warga yang terdampak ekonomi akibat pandemi, melalui pasar online.
Berikutnya, Satgas juga memberikan perlindungan bagi warga yang isoman. “Di tempat kami ada 61 warga yang isoman. dan mereka mendapatkan bantuan dari Satgas dan RT. Jadi untuk makan harian ditanggung oleh RT sebanyak 3 kali makan selama 14 hari. Sedangkan untuk kebutuhan suplemen dari satgas yang menanggung,” ungkapnya.
Termasuk juga Satgas membuat WA grup para isoman yang di dalamnya dihadirkan pula tenaga kesehatan dan dokter. Sehingga kalau ada apa-apa bisa langsung tertangani.
“Kami juga sudah memiliki empat tabung oksigen serta mobil pribadi dari warga yang bisa difungsikan sebagai ambulance,” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Unisma, Prof. Dr. Maskuri, M.Si., menyebutkan, pihaknya saat ini tengah memperluas jangkauan vaksinasi, karena Unisma dan RSI Unisma ingin memberikan kontribusi kepada masyarakat agar kekebalan tubuh masyarakat di era pandemi ini bisa terjaga dengan baik. Termasuk memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi di VBT.
“Awalnya permintaan pak RW kemarin hanya 600 dosis. Tapi kemudian minta lagi tambahan 100 dosis, jadi total ada 700 dosis vaksin dan 4 vaksinator yang disiapkan. Semoga setelah ini warga VBT sudah tervaksin semuanya,” ucapnya.
Menurutnya, vaksinasi merupakan bagian dari ikhtiar agar dijauhkan dari berbagai penyakit khususnya Covid-19. Karenanya diharapkan semua masyarakat bisa mendapatkannya.
“Kami mohon kepada masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan walaupun sudah divaksin, jangan lengah,” pungkasnya.