Rusunawa Kotabaru OKU Timur Siap Menampung Pasien COVID-19

Rusunawa di Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan yang sudah siap beroperasi menampung pasien COVID-19 - Foto Ant

MARTAPURA – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kotabaru, Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, sudah siap menampung pasien COVID-19 yang akan menjalani isolasi. Rusunawa tersebut sudah dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai.

Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah menyebut, rusunawa yang diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, untuk sementara waktu dialih difungsikan menjadi pusat isolasi pasien COVID-19. Saat ini, Rusunawa sudah dilengkapi sarana prasarana medis termasuk keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai, sehingga siap difungsikan untuk merawat pasien yang terpapar COVID-19.

“Seluruh persiapan di Rusunawa sudah disiapkan termasuk izin penggunaan dan serah terima gedung juga sudah disetujui oleh Kementrian PUPR melalui Balai Besar Perumahan Wilayah Sumsel beberapa waktu lalu,” jelasnya.

Alih fungsi gedung, sebagai upaya untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 di OKU Timur, yang berdampak pada ruang rawat inap di rumah sakit terisi penuh. Bangunan Rusunawa tiga lantai milik Kementrian PUPR tersebut memiliki 45 pintu, masing-masing memiliki dua kamar lengkap dengan fasilitas lemari, meja makan dan kamar mandi di dalam ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur, Zainal Abidin menambahkan, gedung Rusunawa saat ini sudah bisa digunakan menjadi tempat isolasi pasien COVID-19 kategori sedang dan ringan, seperti bergejala demam, batuk ringan, kehilangan penciuman dan tidak miliki penyakit penyerta. “Sedangkan yang dimaksud katagori ringan yaitu pasien Orang Tanpa Gejala (OTG),” jelasnya.

Pasien COVID-19 kategori sedang dan ringan warga Kabupaten OKU Timur, dapat meminta secara langsung atau melalui usulan dari gugus tugas ataupun tim kesehatan wilayah setempat untuk diisolasi di Rusunawa. “Untuk tenaga medis yang disiapkan di Rusunawa yaitu tiga orang dokter, sembilan perawat termasuk bidan dari RSUD dan Puskesmas di Martapura,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...