Gulai Lokan Alternatif Sajian Khas Pesisir nan Lezat
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Kerang lokan atau Geloina erosa merupakan salah satu bahan kuliner yang bisa diperoleh di dekat kawasan muara sungai, pesisir. Kerap dijadikan olahan oleh warga pesisir diperoleh dari sejumlah sungai salah satunya Way Lubuk.
Fransiska, warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan mengolah lokan menjadi gulai. Ia menyebut mendapatkan kerang lokan dengan cara membeli seharga Rp15.000 per duakilogram.
Ia memilih mengolahnya menjadi gulai dengan bumbu rempah bercita rasa tinggi. Biasanya olahan gulai mempergunakan daging sapi, namun adanya bahan kerang lokan bisa jadi alternatif. Agar lokan diperoleh dalam kondisi bersih, setelah membeli ia akan merendamnya dalam air selama dua hari agar kotoran keluar.
Sebagai salah satu kuliner boga bahari (seafood) yang diolah menjadi gulai, bumbu yang dipakai cukup beragam. Bumbu tersebut meliputi cabai, bawang merah, lengkuas, jahe, kunyit, asam kandis, daun salam, serai, santan kelapa. Kerang lokan yang telah dibersihkan selanjutnya direbus dengan air yang diberi kunyit agar daging lokan mudah dipisahkan dari cangkang. Setelah daging lokan dicongkel dari cangkang bisa diolah menjadi gulai.
“Semua bumbu yang telah disediakan selanjutnya giling hingga halus dengan blender, jenis bumbu lengkuas dan serai cukup dimemarkan dengan menggunakan cobek selanjutnya semua bumbu bisa ditumis dalam wajan,” terang Fransiska saat ditemui Cendana News, Sabtu (3/7/2021).

Fransiska bilang tahap selanjutnya usai semua bumbu ditumis, setelah bumbu tercium harum masukkan daging kerang lokan. Tambahkan daun salam serta lengkuas dan serai yang dimemarkan dalam wajan yang telah diberi lokan. Agar lebih meresap tuangkan santan kelapa dan beri air secukupnya. Biarkan santan mendidih hingga lokan matang, terakhir koreksi rasa dengan menambahkan garam serta penyedap rasa, asam kandis. Tunggu hingga matang dan matikan api kompor.
Salah satu resep agar lokan yang disajikan tidak kenyal, keras namun lembut sebut Fransiska dengan perebusan lokan. Kerang lokan sebutnya bisa diolah dalam kondisi segar langsung sebagai gulai, namun daging akan lebih alot. Langkah membuat daging lokan lembut dengan merebusnya menggunakan kunyit yang diparut. Perebusan bertujuan agar meminimalisir aroma amis dan meresapkan bumbu kunyit.
“Setelah direbus lokan akan mudah dipisahkan bagian cangkang dan daging sehingga lebih lembut,” ulasnya.
Gulai kerang lokan sebutnya bisa disajikan hangat setelah matang. Agar rasa lebih hangat, Fransiska kerap menambahkan cabai jamu dan merica. Dua tambahan bumbu pada gulai itu sebutnya sangat cocok untuk penghangat badan. Terlebih dalam beberapa pekan di wilayah Lampung Selatan kerap turun hujan. Penambahan bumbu rempah menjadi peningkat stamina tubuh.
“Saat memakai bumbu rempah dalam membuat gulai lokan, selain mengenyangkan juga menyehatkan,” ulasnya.
Yohana, sang anak menyebut menyukai gulai lokan dengan kuah yang mengental. Tekstur daging lokan yang mengalami pengolahan dua kali membuatnya lebih lembut. Dipadukan dengan beragam bumbu, sajian gulai lokan sudah cukup mengenyangkan hanya dengan sajian nasi hangat. Sebagai penambah selera makan, gulai lokan kerap disajikan dengan sambal korek. Sambal korek dibuat hanya dengan garam dan cabai hijau.
“Saat menyantap gulai lokan dengan bumbu rempah menghangatkan badan, langsung berkeringat dan nafsu makan bertambah,” ungkapnya.
Yohana bilang menyukai olahan gulai lokan yang disajikan hangat. Sebab semua bumbu yang disajikan akan menguap. Meski dinikmati hanya dengan memakai nasi hangat, olahan boga bahari itu jadi alternatif saat akhir pekan. Ia menyebut daging lokan yang diberi banyak bumbu meresap hingga daging. Karena lezat ia bisa menghabiskan dua piring nasi hangat ditemani gulai lokan kala akhir pekan.
Irawan, pedagang kerang lokan menyebut dalam sehari menyediakan satu kuintal lokan. Kerang lokan diperoleh dari nelayan pengepul yang mendapatkannya dari sungai Way Lubuk. Saat surut, kerang lokan bisa diperoleh dari area berlumpur sungai hingga ke muara laut pantai Kalianda. Setiap bungkus lokan dijual olehnya seharga Rp15.000 berisi dua kilogram lokan.
Salah satu pelanggan, Wawan, menyebut membeli lokan untuk jadi menu saat akhir pekan. Kerang lokan sebutnya sudah cukup gurih sehingga ia kerap hanya merebusnya lalu dicocol dengan saus tomat. Alternatif mengolah lokan menjadi gulai sebutnya jado varian kuliner khas pesisir. Selain mengenyangkan, gulai lokan dengan bumbu rempah jadi pilihan menjaga kebugaran tubuh.