Pandemi, Usaha Permainan Anak Jadul Tetap Diminati
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Keinginan orangtua menyenangkan buah hati dengan kesempatan bermain saat malam jadi peluang bagi sejumlah warga.
Hasanah, salah satu warga Kelurahan Talang, Bandar Lampung melihat peluang mendapatkan uang dengan membuka usaha permainan anak-anak. Taman Dipangga di Jalan Wolter Monginsidi jadi tempatnya menyediakan sejumlah wahana permainan.

Wahana permainan anak anak dengan sistem bongkar pasang jadi usaha yang ditekuninya bersama warga lain.
Hasanah mengaku menyediakan wahana memancing miniatur ikan dengan magnet, bongkar pasang, miniatur rumah.
Sebagian warga lain menyediakan wahana permainan rumah balon, menggambar, sepeda mini, becak mini dan mobil remote control. Berbagai permainan menyenangkan bagi anak tersedia saat petang hingga malam.
Hasanah mengaku menyediakan permainan sejak sore hingga malam. Warga yang mengajak anak bermain kerap merupakan orangtua yang memiliki kesempatan berkumpul dengan anak saat sore.
Sejumlah wahana permainan anak anak disediakan dengan waktu dengan sewa mulai Rp5.000 hingga Rp10.000. Ia bahkan kerap memberi bonus waktu bagi anak anak yang masih ingin bermain.
“Peluang usaha ini saya tekuni karena anak masih suka bermain, sembari mengajak anak bermain usaha bisa menghasilkan uang meski usaha ini buka sejak sore hingga malam, hasilnya cukup menjanjikan karena dalam suasana pandemi sulit mendapatkan usaha yang menghasilkan uang,” terang Hasanah saat ditemui Cendana News, Selasa malam (15/6/2021).
Hasanah menyebut setiap malam ia bisa mengantongi uang minimal Rp300.000. Meski tidak seramai dibanding sebelum pandemi, ia masih bisa mendapat pelanggan orangtua yang mengajak buah hatinya bermain.
Menyenangkan anak anak dengan wahana permainan sebutnya sekaligus menjadi sumber pendapatan. Wahana permainan bisa dibenahi untuk dibawa pulang dan bisa disusun ulang saat akan digunakan.
Susianti, memilih menyediakan wahana permainan menyenangkan sekaligus edukatif. Wahana permainan itu berupa media menggambar, mewarnai dan melukis.
Media gambar dengan kertas yang telah memiliki sketsa untuk diwarnai lengkap dengan cat cair, spidol sebagai pewarna. Setiap orangtua yang mengajak anak bisa membeli kertas yang telah digambar sketsa untuk diberi warna.
“Alat mewarnai kita sediakan dan hasil mewarnai gambar oleh anak bersama orangtua bisa dibawa pulang,” ulasnya.
Wahana permainan menarik, mendidik itu sebutnya dibanderol harga Rp10.000. Dalam semalam ia bisa menyediakan puluhan kertas gambar lengkap dengan tempat duduk, alat menggambar dan papan lipat untuk alas.
Permainan menyenangkan bagi anak anak itu sebutnya banyak diminati. Dalam semalam minimal ia bisa mengantongi omzet Rp100.000 dari kertas yang digambar sekaligus dibeli konsumen.
Valerine, salah satu warga Teluk Betung yang mengajak anak mewarnai mengaku memiliki waktu bersama anak sejak sore. Ia juga menunggu sang suami yang bekerja hingga sore sehingga malam hari jadi peluang mengajak anak bermain.
Sang buah hati yang senang mewarnai diberi kesempatan untuk memberi beragam warna. Karakter tokoh kartun, bunga jadi pilihan sang anak.
“Saya mengajak anak bermain namun sekaligus mendidik dan tentunya berbagi rejeki kepada pemilik usaha wahana permainan,” cetusnya.
Taman Dipangga yang semarak oleh warna lampu, suara lagu anak anak juga jadi peluang bagi Surahman.
Sejak lima tahun silam ia mencoba peruntungan dengan menjual permainan anak anak jaman dulu (jadul). Permainan gasing terbang, perahu kelotok yang bisa bergerak di air dalam baskom dijualnya.
Ia mengaku membeli dalam kondisi jadi. Menjual perahu kelotok mainan dengan kapas, minyak goreng ditekuninya setiap malam.
Semula ia kerap menjual permainan perahu kelotok pada pasar malam. Namun karena pasar malam dilarang, ia memilih Taman Dipangga. Menjual perahu kelotok seharga Rp15.000 ia bisa menjual puluhan unit dalam semalam.
Menjual sebanyak 10 unit saja ia mengaku bisa mendapat hasil Rp150.000 per malam. Modal lampu tenaga baterai menjadi penerang sekaligus baskom berisi air untuk menggerakkan perahu kelotok yang dijual.